| Sabtu, 03 Juni 2006 | EKONOMI |
Manulife Bukukan Pendapatan Premi Rp 514 MiliarSEMARANG- PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp 514 miliar hingga April 2006. Pendapatan premi ini sekaligus memperkuat posisi keuangan Manulife Indonesia, dengan total aset yang dikelola mencapai lebih dari Rp 8,9 triliun dan sekitar 950.000 nasabah. "Pada tahun 2006 ini kami menargetkan pertumbuhan premi yang signifikan dari tahun 2005 lalu dan dengan dukungan tim agency yang profesional serta pendapatan premi yang kami laporkan hingga April ini, kami optimis dapat memenuhi target pertumbuhan tersebut," ujar David Beynon, Presiden Direktur Manulife Indonesia dalam jumpa pers di kantor Semarang Jl Pandanaran, baru-baru ini. Ia didampingi oleh Nelly Husnayati, Executive Vice President & Chief Agency Officer, Bima Aranta, Vice President Agency Timur Territory, dan Indra K Permana, Agency Director Orion Star - Manulife Cabang Semarang. Proteksi Sementara itu, khusus di Semarang, Manulife bertekad untuk mengembangkan pangsa pasar asuransi jiwa melalui inovasi produk dan tim agency yang profesional. Manulife akan menyajikan produk-produk yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan proteksi masyarakat. ''Pendidikan akan pentingnya asuransi jiwa akan dilakukan oleh tim profesional yang kami, khususnya cabang Semarang,'' imbuh Indra K Permana. Ia menjelaskan strategi Manulife adalah mengembangkan industri asuransi jiwa di wilayah Jateng. Selain produk asuransi jiwa, Manulife cabang Semarang juga menawarkan produk-produk employee benefits (program kesejahteraan karyawan seperti DPLK & GLH), reksa dana dan jasa wealth management. "Dengan reputasi dan profesionalisme, kami yakin kami akan memperluas pangsa pasar di wilayah Semarang dan Jateng. Potensi pasar di wilayah ini masih sangat besar dan kami optimis dapat mencapai tujuan kami" ujar Indra.(G2-59) |