| Jumat, 02 Juni 2006 | SEMARANG |
''Kades Jangan Direcoki Persoalan Politik''SEMARANG - Dalam era otonomi daerah, persoalan yang dihadapi para kepala desa (kades) dan perangkatnya sangat kompleks. Karena itu, jangan sampai mereka direcoki dengan berbagai persoalan politik. ''Biarkan para kades dan perangkatnya bekerja untuk kemakmuran desanya. Mereka jangan ditambahi dengan persoalan politik,'' kata Kasubag Otonomi Daerah Setda Jateng Drs Djumari Msi, ketika menerima panitia diskusi ''Pro dan Kontra Kepala Desa Berpolitik'' di lantai IV, kantor Gubernuran, kemarin. Diskusi yang diadakan Forum Wartawan Pemprov dan DPRD Jateng itu akan digelar Senin (5/6) pukul 09.00 di Gedung Pers Jateng, Jalan Trilomba Juang. Ketua panitia Imam Nuryanto menjelaskan, diskusi itu sebagai bentuk apresiasi wartawan terhadap persoalan kades dan perangkat desa yang belakangan ini mencuat. Diskusi akan menghadirkan Gubernur H Mardiyanto sebagai pembicara kunci, sedangkan narasumber Ketua Parade Nusantara Sudir Santoso, Andreas Pandiangan (pengamat politik lokal Unika), Masruhan Samsuri (Ketua FPPP DPRD Jateng), Soejatno Pedro (anggota Komisi A DPRD Jateng), dan Syamsul Huda (PWI Jateng). (D14-62d) |