| Jumat, 02 Juni 2006 | SEMARANG |
Nilai Luhur Pancasila Mulai PudarSEMARANG- Pancasila yang pada hakikatnya merupakan inti dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, mulai pudar. Hal itu terungkap pada seminar ''Silaturahmi dan Bedah Fikir Upaya Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Keseharian'' di Gedung Dharma Wanita, Jl Menteri Supeno, Kamis (1/6). Mantan Gubernur Jateng HM Ismail mengajak untuk peduli terhadap eksistensi Pancasila yang amat mulia. Dia menuturkan, dasar negara itu harus disyukuri, karena merupakan kebersamaan bagi bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan ras. Menurutnya, sejak Indonesia meraih kemerdekaan, Pancasila dan UUD 1945 belum dilaksanakan secara benar. Bahkan, mengalami perombakan yang mengakibatkan hilangnya roh dasar negara itu sendiri. Penyelewengan, kata dia, mengakibatkan krisis multidimensi di Indonesia. Karena itu, untuk menyelamatkannya perlu revolusi nurani. "Pancasila, UUD 1945, dan NKRI sudah harga mati, jangan ada keinginan untuk merusaknya," tegasnya. Dia menambahkan, beberapa tahun ini kehidupan bangsa Indonesia diwarnai berbagai masalah. Antara lain terkikisnya iman, berkurangnya rasa kemanusiaan, memudarnya semangat persatuan, hilangnya semangat kerakyatan dan jiwa sosial, serta terkikis dan pudarnya karakter bangsa. "Dalam momentum 1 Juni ini, kita semua harus bertekad untuk kembali pada eksistensi Pancasila dan UUD 1945, " katanya. (ric-62s) |