logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 02 Juni 2006 EKONOMI
Line

sekilas ekonomi

Unilever Tumbuh Dua Digit

JAKARTA-Pada tahun 2005, PT Unilever Indonesia Tbk kembali meraih prestasi dengan pertumbuhan penjualan sebesar 11,2% menjadi Rp 9,99 triliun yang hampir seluruhnya berasal dari kenaikan volume penjualan. Marjin kotor berada pada tingkat 49%, walaupun pada tahun itu terjadi peningkatan harga minyak, melemahnya rupiah dan kenaikan biaya input produksi. Marjin operasional berada pada tingkat 20,3% dengan laba bersih sebesar Rp 1,4 triliun atau mencapai Rp 189 per saham dasar. ''Dengan demikian, perseroan telah berhasil mempertahankan pertumbuhan dua digit dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun terakhir,'' kata Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk Maurits Lalisang dalam paparan publik di Jakarta kemarin.

Selama 2005, lanjut dia arus kas perseroan dapat dipertahankan pada tingkat tinggi, meski terdapat tekanan pada marjin dan tambahan investasi untuk pengembangan merek. Sementara arus kas yang dihasilkan berada pada tingkat tertinggi sepanjang waktu mencapai Rp 1,7 triliun atau tumbuh sebesar 18%. Dia menambahkan, kinerja perseroan yang secara konsisten dapat dipertahankan pada tingkat yang tinggi sangat menunjang pembayaran dividen yang tinggi dari tahun ke tahun. Pada Desember 2005, perseroan telah membayar dividen interim sebesar Rp 60 per saham. (bn-33)

Citilink Tutup Rute Semarang-Surabaya

SEMARANG-Maskapai Citilink anak perusahaan Garuda Indonesia, telah menghentikan rute penerbangan Semarang-Surabaya. Rute yang dikenal ''gemuk'' ini dihentikan lantaran pesawat yang dipergunakan menjalani maintenance rutin. General Manager Garuda Indonesia Semarang Arjo K Bardijan mengatakan, penghentian itu hanya untuk sementara waktu. Diperkirakan proses maintenance itu akan berlangsung hingga Oktober 2006 mendatang.

Selama ini load factor rute maskapai yang beroperasi 10 Maret lalu mencapai hingga 60%. Untuk mencari ganti armada pesawat rute ini belum didapatkan hingga kini. Sementara armada pesawat lainnya masih tetap melayani rute-rute sebelumnya yang sudah ada. Citilink menggunakan jenis pesawat B-737-300 berkapasitas 148 penumpang dengan frekuensi masing-masing satu kali per hari. Seperti diketahui, persaingan maskapai yang melayani rute Semarang-Surabaya pp kian ketat. Saat ini tercatat Mandala Airlines, Top Air, dan Sriwijaya Air yang melayani rute tersebut. (H22-33)

Produksi LCD Dilipatgandakan

TOKYO-Pembuat layar kristal cair (LCD) yang secara patungan dimiliki sejumlah perusahaan Jepang mengatakan Rabu akan melipatgandakan rencana output-nya menanggapi penjualan kuat televisi layar datar, khususnya di Eropa. IPS Alpha Technology, yang didirikan tahun lalu oleh Hitachi, Matsushita Electric Industrial dan Toshiba Corp merencanakan untuk menginvestasikan 80 miliar yen (715 juta dolar AS) di pabriknya di dalam negeri dan di luar negeri.

Matsushita, pembuat produk brand Panasonic, telah memimpin layar plasma global, jenis lain televisi layar datar, sementara Hitachi juga kuat di sektor ini. Investasi itu akan mendorong kapasitas produksi tahunan yang direncanakan usaha patungan itu untuk layar LCD 32 inch menjadi 5 juta unit sebelum tahun keuangan hingga Maret 2008, terhadap target sebelumnya sekitar 2,5 juta untuk periode yang sama. (ant-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA