| Kamis, 11 Mei 2006 | PANTURA |
Ambrol, Atap Kelas I SDN Sidakaton 02SLAWI - Atap ruang kelas I SDN Sidakaton 02, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, ambrol sekitar pukul 05.00, Rabu (10/5). Diduga kayu-kayu kasau dan rengnya sudah lapuk. Untung tidak ada korban, karena pada waktu itu belum ada siswa atau guru yang datang. Kerusakan tersebut hanya mengganggu proses belajar mengajar. ''Pada Selasa sore lalu sudah ada tanda-tanda atap akan ambrol,'' kata Herlina, seorang guru SD Sidakatong 02, kemarin. Dikatakan, kondisi hampir semua ruangan kelas di sekolah tersebut sangat memprihatinkan. Sejak dibangun pada 1970-an, SD inpres tersebut belum pernah diperbaiki. Padahal, kayu dan dindingnya sudah banyak yang lapuk. ''Jika hujan turun, atapnya bocor semua,'' tambahnya. Pihak sekolah terpaksa memindahkan kegiatan pembelajaran siswa kelas satu ke ruang kelas dua, sejak awal semester dua lalu (Desember 2005). ''Siswa kelas satu bergantian dengan siswa kelas dua menempati ruangan itu,'' katanya. Jumlah siswa sekolah tersebut tercatat 153 orang: kelas satu 30 anak, kelas dua 23, kelas tiga 29, kelas empat 32, kelas lima 29, dan kelas enam 30 anak. Akan Diperbaiki Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Tarjani mengatakan, pihaknya sudah lama mengusulkan perbaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kekhawatiran bakal terjadi musibah serupa diutarakan oleh Rosyidin, guru SDN Sidakaton 04. Menurutnya, beberapa ruang kelas sekolah tersebut dalam keadaan rusak berat. Kayu-kayu kasau dan reng sudah lapuk. Secara terpisah, Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan (BIKK) Pemkab Tegal M Widodo SE MM melalaui Kabid Kehumasan Sutarmadji mengatakan, Pemkab akan mengupayakan perbaikan sekolah tersebut. ''Sekolah yang atapnya ambrol itu akan diprioritaskan,'' katanya. (H3-58) |