| Kamis, 11 Mei 2006 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatKomputer Tua Bikin Stres KaryawanLONDON - Hasil survei di Inggris kemarin menyatakan komputer tua merupakan faktor penyebab stres yang diderita karyawan. Dampaknya, karyawan menjadi lebih sering cuti sakit. Survei itu dilakukan oleh Tickbox.net terhadap 2.700 karyawan kantor di Inggris, Prancis dan Jerman. Sebanyak 40 persen responden di tiga negara itu menggunakan komputer yang sudah berusia tiga tahun atau lebih. Jajak pendapat itu mengungkapkan semakin tua usia komputer, semakin besar frustrasi yang dialami karyawan pengguna komputer itu. Karyawan Inggris dan Prancis menyatakan, bekerja dengan komputer yang ketinggalan zaman merupakan siksaan yang paling menyakitkan di tempat kerja. "Secara keseluruhan, kami menemukan bahwa tingkat kepuasan kerja mengalami penurunan di Ingris dan sebagian besar negara maju," kata Stephen Overell, juru bicara The Work Foundation, konsultan bidang lingkungan kerja. "Ada teori yang menyatakan bahwa ketertinggalan teknologi merupakan salah satu penyebab penurunan tingkat kepuasan kerja tersebut."(rtr-ben-25) Hadiah bagi Ibu "Produktif" MOSKWA - Presiden Rusia Vladimir Putin menjanjikan bantuan uang tunai bagi pasangan yang memiliki lebih banyak anak. Bantuan itu adalah salah satu cara Putin membujuk para ayah dan ibu untuk lebih "produktif". Sebab, Rusia sedang mengalami penurunan drastis jumlah penduduk karena makin banyak pasangan enggan memiliki anak. Putin mengemukakan hal itu dalam pidato tahunan Rabu kemarin. Alih-alih bicara panjang soal kebijakan luar negeri, dia lebih banyak menyoroti kemerosotan angka pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk turun 700.000 jiwa setiap tahunnya. Bantuan tunai itu diharapkan bisa mendorong laju angka kelahiran. Kebijakan ini adalah upaya riil pertama Putin untuk mengatasi penurunan demografi di negara terbesar di dunia ini. Putin menandaskan, isu demografi adalah problem paling akut yang dihadapi Rusia. Dia menjanjikan bantuan 1.500 rubel (sekitar Rp 500.000 sebulan) bagi keluarga yang memiliki anak pertama. Untuk anak kedua, bantuan dinaikkan menjadi 3.000 rubel per bulan. Pendapatan rata-rata di Rusia di bawah Rp 900.000 seminggu. (rtr-gn-25) Arroyo Dianggap Bersalah MANILA - Laporan Citizens' Congress for Truth and Accountability (CCTA) menyatakan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo bersalah atas pelanggaran hak asasi manusia dan kecurangan pemilu. Karena itu, upaya impeachment harus dilakukan terhadap Arroyo. Laporan setebal 203 halaman itu mendapat dukungan kuat kubu oposisi. Berkat laporan CCTA itu, seruan impeachment terhadap Arroyo kembali menggema di Kongres. Sebelumnya, Arroyo lolos dari upaya impeachment Juli 2005. Dia dituduh merekayasa pemilihan presiden 2004. "Impeachment adalah satu-satunya proses yang disediakan konstitusi untuk meminta pertanggungjawaban presiden," kata Francis Escudero, pemimpin oposisi di Majelis Rendah, setelah dia mendapat salinan laporan CCTA.(rtr-ben-25) |