| Kamis, 11 Mei 2006 | BANYUMAS |
ELING ELINGReuni Alumni Menwa UnsoedPURWOKERTO - Dalam rangka memperingati HUT Ke-29 Menwa Satuan 904/Kalayudha Universitas Jenderal Soedirman, selama dua hari, Sabtu-Minggu (13-14/5), akan diadakan temu kangen alumni. Pertemuan dilangsungkan di gedung Pusat Administrasi Unsoed. Acara itu juga akan digunakan untuk melakukan pergantian pengurus alumni dan menyusun program kerja dua tahun ke depan. Komandan Menwa Komarudin mengatakan, temu kangen alumni menwa itu merupakan acara rutin yang diselenggarakan dua tahun sekali. Dia berharap semua alumni di seluruh tanah air bisa hadir. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi sekterariat Menwa Unsoed, telepon (0281) 635292 ext 230 atau ponsel 081327104318. (G22-55n) Gelar Kemampuan Bahasa Jepang PURWOKERTO - Pusat studi bahasa Jepang dan Mandarin Hikari Purwokerto, Sabtu (20/5) dan Senin (22/5), di tempat terpisah akan menyelenggarakan ujian kemampuan bahasa Jepang. Ujian pertama di SMK Negeri 1 Purwokerto (20/5), selanjutnya di SMK Negeri 1 Purbalingga (22/5). Staf pengajar di lembaga tersebut, Hartati, kemarin mengatakan, tes itu dilakukan dalam rangka menyeleksi kenaikan level siswa-siswi lembaga studi tersebut. (G22-55n) Keringkan Kayu, Rumah Kebakaran BANJARNEGARA - Rumah Warsito (50) di Desa Purwonegoro, Kecamata Purwonegoro, Banjarnegara, kemarin ludes dilalap api. Kebakaran itu berasal dari tungku kayu bakar. Sebelum api melalap rumah itu, Rianto, anak Warsito, mengeringkan kayu bakar di atas tungku yang masih ada bara apinya. Rupanya bara itu membuat kayu yang dikeringkan di atasnya terbakar hingga api menjalar ke dinding rumah. Untunglah kobaran api bisa dipadamkan warga setempat sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya. (G23-36n) Tewas Terbawa Arus Sungai PURBALINGGA - Terpeleset saat menyeberangi Sungai Gintung di Dusu Semingkir, Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Tukhini (60), Senin (8/5) sore tewas terbawa arus sungai. Sore itu korban bersama suaminya, Tuhyari (65), bermaksud pulang ke rumah setelah bekerja di ladang. Mereka menyeberang Sungai Gintung agar tidak terlalu jauh. Ketika sampai di tengah, korban terpeleset hingga tubuhnya langsung terbawa arus sungai. Tuhyari pun tak bisa menolong istrinya karena arus sungai cukup deras. Sekitar satu jam kemudian, tubuh korban ditemukan warga setempat sekitar satu kilometer dari tempat penyeberangan sudah dalam keadaan meninggal. (G2-36n) |