| Rabu, 10 Mei 2006 | OLAHRAGA |
Pertina Jateng Ingin Kembalikan KejayaanSEMARANG- Sekitar 15 tahun silam, Jateng sempat menjadi barometer pembinaan tinju amatir di tanah air. Namun setelah itu, pembinaan olahraga adu jotos ini terus mengalami penurunan. Puncaknya pada PON XVI/2004 di Palembang, tinju gagal total dan tidak menyumbangkan medali untuk kontingen Jateng. Kini, melalui pembinaan dan kompetisi yang teratur, Pertina Jateng bertekad mengembalikan kejayaan seperti yang diperlihatkan oleh petinju - petinju Jateng kala menjadi langganan tim nasional di berbagai kejuaraan internasional, di antaranya menjadi duta Indonesia ke Piala Raja Thailand. ''Sekitar 15 tahun lalu, Jateng sempat menjadi kiblat pembinaan tinju amatir di Indonesia. Kami akan berusaha mengembalikan apa yang pernah kita capai dulu. Dalam waktu dekat ini, petinju Jateng kita targetkan bisa menyumbangkan medali emas PON XVII Kaltim tahun 2008,'' janji Ketua Pengda Pertina Jateng, Kukrit SW, ketika memberikan sambutan dalam acara perbukaan Kejurda Tinju Amatir di Auditorium Unnes, semalam. Pada sekitar tahun 1980-an, nama Pertina Jateng sempat melejit dan selalu disegani oleh daerah - daerah lain lewat beberapa petinjunya. Di antaranya ada Heri Guntar, Urbanus Manatar, Edy Sabena, Kasimeros, Pujo Adianto, Agus Triono, dan Muhar Sutan. ''Untuk tahun 2006 ini, akan ada empat kali kejuaraan yang kami mulai dari Semarang lewat Kejurda Piala Wali Kota Semarang ini,'' tandasnya. Janji Pertina Jateng tersebut langsung disambut gembira oleh Ketua Umum KONI Jateng H Murdoko yang telah mencanangkan Jateng bisa masuk peringkat tiga PON XVII Kaltim. ''Kita telah pasang target masuk tiga besar. Beberapa medali kami harapkan dari tinju,'' kata Murdoko. Kejurda tinju yang mempertandingkan 10 kelas dari kelompok senior, yunior, kadet dan petinju wanita ini, semalam dibuka oleh Ymt Sekda Kota Semarang, Hadi Purwono, mewakili Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip yang berhalangan hadir. Seusai pembukaan, langsung menyelesaikan 17 partai penyisihan di berbagai kelas. Azad Fahrudin yang turun di kelas kadet, menang atas Rohmad Budi Darmawan dari Sragen. (C16-40) |