| Rabu, 10 Mei 2006 | OLAHRAGA |
Evaldo dkk Siap Bendung PersekabpasJEPARA- Kapten tim Persijap Evaldo da Silva menegaskan, timnya siap membendung kekuatan lawannya, Persekabpas Pasuruan dalam duel Liga Djarum Indonesia XII/2006 di Stadion Willis Madiun, sore ini. Meski kondisi fisik beberapa rekannya kurang menguntungkan, ditambah absennya ujung tombak Junior Lima, stopper asal Brasil itu optimistis timnya bisa merengkuh poin. ''Kami memiliki kepercayaan diri dan semangat bertanding yang baik. Kami rasa peluang kami cukup besar untuk meraih poin,'' kata pemain yang telah mencetak tujuh gol musim ini. Ia menjadi top scorer di timnya, dan menjadi pemain belakang pencetak gol terbanyak di antara para bek yang menghuni 28 tim peserta Divisi Utama. Evaldo sama sekali tak menutup mata dengan kekuatan tim lawan. Pemain berusia 32 tahun yang fisiknya masih prima itu menyebut Persekabpas sebagai tim yang sukar ditekan. ''Kami harus memanfaatkan kelemahan mereka. Sedikit saja celah terbuka, tentu akan kami bidik sebaik mungkin.'' Keinginan kuat untuk membendung kolektivitas dan agresivitas tim lawan juga dikemukakan libero dingin, Edward Isir. Dibanding rekan-rekannya, secara fisik Isir paling prima dalam pertandingan ini. Ia absen saat pertandingan terakhir menjamu Persija Jakarta karena menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Ketika itu posisinya digantikan Tria Budi. Kini ia telah kembali dan kekuatan lini belakang akan menjadi tembok bagi para penyerang-penyerang Persekabpas. ''Ada yang membuat kami lebih percaya diri. Kami bisa tampil lepas karena ini pertandingan tanpa penonton. Ini akan membuat kami lebih berkonsentrasi di lapangan,'' kata pemain asal Papua yang membela ''Laskar Kalinyamat'' sejak awal musim 2005. Berbeda dengan Evaldo yang agresif mencetak gol, Isir bersama Kasiyadi adalah dua pemain belakang yang paling setia menjaga daerah pertahanan dan jarang keluar dari sarangnya. Sementara itu, pelatih Rudy William Keeltjes akan menduetkan Jemi Suparno dan Dedi Komara di lini depan. Hal itu dilakukan menyusul kondisi ujung tombak andalannya, Francis Wolo, yang belum pulih seratus persen. Meski demikian Wolo siap diturunkan. ''Dia (Wolo) tetap bisa turun. Cedera pahanya mulai pulih meski tak seratus persen. Mungkin kami akan membangkucadangkan,'' kata Keeltjes. Pelatih berusia 54 tahun itu akan memasang Dian Agus di bawah mistar. Di sektor kiri ada Anwarudin, dan di kanan Phaitoon Thiabma masih menjadi andalan. Lini tengah Persijap yang akan menghadapi para gelandang Persekabpas adalah Agus Supriyanto, Francis Yonga dan Wahyu Wahab. Yonga dikabarkan pulih dari memar lutut kanan yang menderanya beberapa hari lalu. Secara khusus Keeltjes menginstruksikan Agus Supriyanto untuk menghalau pergerakan gelandang paling berbahaya milik Persekabpas, Zah Rahan. ''Dia (Agus) harus konsentrasi penuh mengawal pemain ini,'' lanjut Keeltjes. Manajer Persijap Setiyono menegaskan timnya berpeluang besar untuk mencuri poin di Stadion Wilis. ''Kami tak terlalu membebani tim. Satu poin saja cukup. Tapi pemain kami harapkan bisa kerja keras untuk memburu kemenangan,'' katanya. (H15-40) |