logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Mei 2006 NASIONAL
Line

Pelayan Toko Mas Dijambret, Rp 100 Juta Raib

Cairkan Cek di Bank BCA


LOKASI PENJAMBRETAN:Sejumlah warga berkerumun di tempat kejadian penjambretan yang menimpa Kasan, Selasa (9/5). Tempat kejadian itu berjarak kurang lebih 30 meter dari arah selatan Toko Mas Hidup di Jalan A Yani 168, Tegal.(30m)

TEGAL - Seorang pelayan Toko Mas Hidup Jalan A Yani 186 Kota Tegal, Kasan (45) mengalami nasib nahas, Selasa kemarin (9/5). Uang tunai Rp 100 juta yang baru dia ambil dari kantor BCA Cabang Tegal Jalan AR Hakim, raib dijambret pengendara motor bebek.

Pengendara motor yang berboncengan itu menjambret kantong plastik berisi uang yang dibawa Kasan ketika melintasi Jalan A Yani, tak jauh dari Toko Mas Hidup. Penjambretan itu berlangsung sangat singkat pada pukul 11.45.

Korban mengaku baru saja mencairkan cek atas nama majikannya, Gunawan (75) senilai Rp 100 juta di Bank BCA Cabang Tegal pukul 11.00. Uang yang dicairkan itu berupa uang kertas pecahan Rp 20.000 senilai Rp 20 juta, Rp 50.000 (Rp 70 juta), dan pecahan Rp 100.000 senilai Rp 10 juta.

Usai mencairkan cek, dia pulang dengan membawa uang tunai yang dimasukkan dalam kantong plastik hitam dan menaruhnya di setang kiri sepeda motornya. Namun tiba-tiba, pengendara motor yang berboncengan merampas kantong plastik tersebut.

Kasan mengaku sudah berusaha melakukan perlawanan dan mengejar motor penjambret. Namun motor bebeknya tak bisa untuk mengejar motor pelaku. "Mereka melaju dengan kecepatan tinggi ke utara," tuturnya.

Saksi mata Walimin (46), warga Kota Semarang yang mengaku bekerja sebagai pedagang di Kota Tegal mengatakan, penjambretan itu terjadi 30 meter sebelum Toko Mas Hidup dari arah selatan. Pelaku terdiri atas dua orang dan menggunakan helm tertutup.

Pemilik Toko Mas Hidup atau majikan Kasan, Gunawan (75) mengatakan, Kasan sudah menjadi karyawannya sejak 20 tahun lalu. Kata dia, Kasan juga sudah biasa dimintai tolong mengambil uang di bank. (H26-17m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA