| Rabu, 10 Mei 2006 | NASIONAL |
Porras Bergabung Lagi
MALANG-Pertemuan dua tim tangguh Wilayah I, PSIS melawan tuan rumah Arema, bakal berlangsung sore ini di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2006. Pada partai lainnya di Jatim, Persijap Jepara akan menghadapi Persekabpas Pasuruan di Stadion Wilis Madiun dalam pertandingan yang akan dilangsungkan tanpa penonton. Menghadapi Arema, PSIS kemungkinan bakal diperkuat striker Emmanuel de Porras. Dalam latihan mencoba Stadion Kanjuruhan, kemarin pagi, dia memang belum tampak. Tetapi, pada siang harinya pemain asal Argentina tersebut bergabung dengan rekan-rekannya di Hotel Regent. Sekalipun baru tiba dari negerinya, dia menyatakan siap bertanding bila dimainkan oleh pelatih Bonggo Pribadi. Di kubu lawan, tim berjuluk Singo Edan telah bersiap khusus. Dalam salah satu partai pemanasan menjelang melawan ''Mahesa Jenar'', kesebelasan berjuluk Singo Edan ini unggul 3-0 atas Persipura Jayapura. Setelah kemenangan di ajang Laga Spektabola itu, pelatih Benny Dollo memoles ketahanan fisik dan stamina para pemainnya dengan memberi porsi latihan di siang hari bolong. Menghadapi seriusnya persiapan juara Copa Dji Sam Soe 2005 itu, pelatih PSIS Bonggo Pribadi tetap tenang. "Tidak ada strategi khusus menghadapi mereka, yang oleh banyak orang disebut calon juara kompetisi musim ini. Yang penting bagaimana meningkatkan kondisi untuk meraih poin di Stadion Kanjuruhan,'' katanya usai memimpin anak-anak asuhannya mencoba stadion yang akan digunakan untuk pertandingan tersebut. Hitta dan Serge Mengenai personel-personel kubu lawan, dia menyebut semuanya harus diwaspadai. Sekalipun demikian, mantan pemain timnas ini mengakui Franco Hitta dan Emaleu Serge perlu diberi perhatian lebih. Pihaknya hanya memasang target dua poin selama pasukannya bertandang ke Jawa Timur menghadapi Arema dan Persekabpas Pasuruan. "Realistis saja, main di kandang lawan kita tidak memasang target muluk-muluk. Apalagi lawan yang dihadapi memang bagus dan berat," lanjutnya. Bagi Harri Salisburi, pertandingan hari ini memberi arti tersendiri, mengingat pada pertandingan putaran pertama dia menjadi penentu kemenangan PSIS. Lewat tendangan bebas yang diambilnya, anak-anak Semarang yang saat itu masih diasuh Sutan Harhara akhirnya menang tipis 1-0 di Stadion Jatidiri. "Saya ingin mengulang sukses, meski peluang mencetak gol juga dimiliki teman-teman lainnya. Saya siap dipasang di posisi mana pun,'' imbuhnya. Sementara itu, panpel pertandingan lewat M Mukhlis melarang Aremania menyalakan kembang api di Stadion Kanjuruhan. Panpel khawatir kembang api itu akan jatuh ke tengah lapangan dan mengenai pemain.(jo-22) |