logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Mei 2006 SEMARANG
Line

jajah desa milangkori

Pupuk Tak Dijual ke Jatim

GROBOGAN - Pupuk urea pril dari PT Kalimantan Timur (Kaltim) yang disinyalir dijual ke Bojonegoro, Jatim, kemarin dibahas tim Komisi Pengawas Pupuk Tingkat Kabupaten di ruang Sekda. Dalam pembahasan itu tidak ditemukan adanya indikasi penyimpangan dalam bentuk menjual pupuk secara besar ke daerah Jatim, kecuali yang tertangkap tangan di Klaten. Sekda, Sutomo HP, yang memimpin rapat itu, mengatakan, alokasi pupuk untuk daerah Grobogan telah sesuai dengan jatah yang diberikan Gubernur. Bahkan, barang itu telah sampai ke tangan petani. Meskipun di lapangan didapati adanya kekurangan. Hal itu bukan berarti barangnya dilarikan ke Jatim, tetapi di lapangan penggunaan pupuk tersebut meluas hingga ke petani hutan. (A23-16h)

Jaring Investor Pertanian

GROBOGAN - Pemkab Grobogan kini sedang menjaring investor dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, dan lainnya, dengan pengusaha luar negeri dan luar daerah di Jakarta. Bahkan, hari ini rencananya Bupati, Bambang Pudjiono, dan Ketua Bappeda, Marsono, diundang pihak terkait di Jakarta untuk dipertemukan dengan pengusaha Cina, yang bergerak dalam berbagai bidang itu. Mereka akan dipertemukan melalui acara pertemuan bisnis hari ini. Bupati mengatakan, deerahnya siap memfasilitasi kepentingan investor, yang akan menanamkan modalnya di Grobogan. Termasuk pengurusan perizinan, menyangkut izin usaha, tempat, dan lainnya akan dipermudah, jika investor tersebut betul-betul berminat menanamkan modalnya di daerah itu. (A23-16h)

Semen Grobogan Akan Ditinjau

GROBOGAN - Tim terkait dari Beppedal Provinsi Jateng akan meninjau lokasi pabrik Semen Grobogan di Kaliwenang, Tanggungharjo, Grobogan, dan pabrik Semen Orascom Tawangharjo, Kamis (18/5). Tim terdiri atas Bappedal Provinsi, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LH) Grobogan, kecamatan, dan pihak terkait lainnya. Peninjauan itu dimaksudkan untuk melihat dari dekat tentang dampak lingkungan dari rencana pembangunan pabrik tersebut. Sebelumnya, 27 April lalu, rencana pembangunan pabrik itu telah dibahas Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Jateng bersama investor. Namun, Bappedal masih perlu mengecek lokasi, karena gambaran untuk itu baru didapat melalui ekspose investor. (A23-16h)

CPU dan Printer di SMPN 2 Dicuri

KENDAL - Sebuah CPU dan mesin printer, yang berada di ruangan Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 2 Kendal, Selasa (9/5), dini hari hilang dicuri. Aksi pencurian tersebut baru diketahui dua penjaga malam sekolah, Mursid (35) serta Slamet (67), beberapa jam kemudian, atau sekitar pukul 06.30.

Belum diketahui pasti bagaimana pencuri memasuki ruangan kasek. Sebab seluruh jendela dan pintu di ruangan itu tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan atau dibuka secara paksa. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan bagi pihak kepolisian. Guna mengusut kasus tersebut, hingga kemarin penyidik Polres masih memeriksa secra intensif terhadap beberapa saksi, termasuk penjaga malam Mursid dan Slamet. ''Kami baru mengetahui jika CPU dan printer di ruang kasek hilang, dari laporan Pak Sucipto (guru bahasa Indonesia-Red). Pagi itu, pak Sucipto berniat untuk menggunakan komputer, tapi CPU dan printer tidak berada di tempatnya,'' papar Mursid ketika ditemui di Mapolres, kemarin. (G15-16h)

Sakit Tak Sembuh, Gantung Diri

DEMAK - Diduga karena tidak tahan menderita penyakit yang tidak kunjung sembuh, Achmad Tri Bintoro (29), warga Desa Kalikondang RT 02 RW 02, Kecamatan Demak Kota, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Dia ditemukan tewas dalam posisi menggantung di belandar rumahnya, dengan leher terikat kain sarung.

Korban, yang baru beberapa hari berhenti dari pekerjaannya sebagai buruh perusahaan, meninggal dengan meninggalkan surat wasiat. Dalam surat itu, dia mengaku terpaksa melalui jalan pintas, karena penyakit gangguan pembuluh darah yang dideritanya tak juga sembuh.

Dari hasil penyelidikan aparat Polres Demak, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban yang belum beristri itu, Selasa (9/5), dikebumikan di pemakaman umum di desanya. (H1-16h)

Toko PKK Disatroni Pencuri

DEMAK - Toko kelontong milik PKK Sumber Rejeki, yang terletak di lingkungan TK Pertiwi, Jalan Kiai Jebat No 33 Demak Kota, dibobol kawanan pencuri, Selasa (9/5). Pencuri yang menyatroni toko dini hari itu membawa 34 slop rokok dari berbagai merek dan uang Rp 300 ribu.

Kerugian yang diderita toko itu ditaksir Rp 2,8 juta. Kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib oleh Maskanah (37), warga Dukuh Karangpandan RT 01 RW 02, Desa Karangmlati, Demak Kota, yang mengelola toko tersebut.

Hersi (49), kepala sekolah TK Pertiwi, menuturkan, sekitar pukul 06.30, saat datang ke TK tersebut, dia dikejutkan dengan pintu toko yang sudah terbuka. Padahal, pintu itu jarang dibuka. Kini kasus tersebut dalam penyelidikan petugas. (H1-16h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA