logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Mei 2006 SEMARANG
Line

Baru 4 PTS Terapkan Standar Mutu

SEMARANG - Perguruan tinggi swasta (PTS) di Jateng yang telah menerapkan sistem standar mutu ternyata masih sedikit. Dari ratusan PTS, hanya empat di antaranya yang sudah menerapkan standarisasi internal semacam itu.

Hal itu disampaikan Koordinator Kopertis Wilayah VI Jateng, Prof Drs Mustafid MEng PhD, Selasa (9/5), usai Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Pandanaran Semarang itu diselenggarakan Kopertis bersama Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan.

Dia menyebutkan, saat ini, di Jateng terdapat 218 PTS. Dari jumlah itu, hanya empat yang sudah menerapkan sistem standar mutu, masing-masing Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muria Kudus, Universitas Muhammadiyah Magelang, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

"Untuk PTS lainnya, sekarang sedang bersiap-siap menerapkan standar semacam itu," tutur dia.

Pemerintah, sampai saat ini, memang tidak mewajibkan PTS-PTS tersebut menerapkan sistem standar mutu. Namun, hal itu sebenarnya merupakan bagian yang bisa dijadikan bahan promosi. Sebab, bagaimanapun juga, para konsumen perguruan tinggi tentu menginginkan produk yang berkualitas. "Maka, kami berharap, semua PTS bisa menerapkan standar mutu semacam itu," kata dia.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Kopertis VI Jateng melakukan berbagai upaya. Selain pelatihan seperti yang diselenggarakan Selasa lalu, pihaknya juga akan menyosialisasi kepada masing-masing pimpinan perguruan tinggi.

Dikatakannya, untuk membuat sistem semacam itu dibutuhkan keinginan kuat dari masing-masing perguruan tinggi. Hanya saja, diakuinya, peningkatan kualitas PTS tidak lepas dari masalah dana. Pemerintah telah menyiapkan dana bantuan untuk PTS guna keperluan tersebut.

Dia memberi contoh, untuk PTS kecil yang belum terakreditasi bisa memperoleh bantuan sebesar Rp 250 juta per tahun. Bantuan semacam itu bisa diperoleh untuk masa 2 tahun. "Sementara itu, untuk perguruan tinggi yang sudah besar, dana tersebut bisa sampai miliyaran rupiah," ungkap dia. (G6-18h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA