logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Mei 2006 KEDU & DIY
Line

Data Kebutuhan Pupuk Berbeda

BOROBUDUR- Ada perbedaan yang mencolok antara kebutuhan pupuk dalam data Peraturan Gubernur Jateng dan Rencana Definitif Kegiatan Kelompok (RDKK), yang disusun oleh Kantor Informasi dan Penyuluhan Pertanian (KIPP) Kabupaten Magelang.

Dalam temuan Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Magelang itu disebutkan, kebutuhan pupuk petani Kabupaten Magelang versi Peraturan Gubernur Jateng.

''Untuk April 2006 sebanyak 1.907,70 ton. SP-36 (154,95 ton), ZA (122,56 ton) dan NPK (1,983 ton),'' kata Lilik Tri Handoko, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Magelang, kemarin.

Sedangkan merujuk rekapitulasi RDKK dari KIPP, kebutuhan pupuk urea per April 2006 sebesar 6.701,09 ton, SP-36 (2.112,55 ton), ZA (2.070,17 ton) dan NPK (1.444,37 ton).

Kemudian kebutuhan pupuk selama musim tanam April-September 2006, untuk Pupuk urea 9.491,15 ton, SP-36 (784,17 ton) dan A (630,60 ton).

''Fakta di atas menunjukkan bahwa, angka kebutuhan pupuk yang tercantum di RDKK jauh melebihi target yang ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Jateng. Sehingga akan menjadi hal yang mustahil, jumlah kebutuhan pupuk bisa terpenuhi,'' keluhnya.

Ia menengarai, kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi selama ini akibat lemahnya mekanisme pendistribusian dari produsen sampai kepada petani.

Sehingga membuka peluang terjadinya penyimpangan di kalangan pengecer dan distributor. ''Penyebabnya antara lain, srat penunjukan terhadap distributor dan pengecer tak diketahui secara luas,'' katanya.(pr-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA