| Rabu, 10 Mei 2006 | KEDU & DIY |
Banyak Warga Bertahan di Tempat Tinggalnya
BOROBUDUR - Ketua Pelaksana Harian Satlak PB Kabupaten Magelang, Drs H Hartono mengatakan, Magelang dan Boyolali untuk sementara relatif aman dibanding Sleman. ''Sebab, ancaman bahaya Merapi cenderung ke arah timur (Klaten-Red) dan sebagian ke selatan (Sleman-Red),'' katanya, kemarin, seusai melepas Komisi E DPRD Jateng, dari Pendapa Merapi, rumah dinas Bupati Magelang. Ia mengemukakan, Merapi membentuk kubah lava baru. Volumenya saat ini diperkirakan mencapai 1,3 juta meter kubik. ''Tiap hari, ketinggian kubah lava baru itu bertambah tiga meter,'' papar dia. Pertumbuhan kubah lava baru juga terjadi di arah barat (Magelang), melalui celah kubah lava 1998. Jarak luncurnya baru sekitar 50 meter, kemudian mengendap. Namun akibat gravitasi, kubah lava baru yang mengancam ke timur dan selatan itu bisa ambrol menjadi awan panas. ''Bila kubah lava semakin besar, status bahaya kemungkinan dinaikkan awas Merapi,'' ujarnya. Namun jika yang runtuh kubah lava 1997, awan panas bisa meluncur ke arah barat (Magelang). Sebab, kondisi kubah lava tersebut relatif belum stabil. BPPTK memperkirakan jarak luncuran awan panas sekitar tiga kilometer. ''Artinya, masih jauh dari permukiman penduduk di Ngargomulyo (Dukun-Red), lima km dari puncak Merapi. Sedangkan Kaliurang, Srumbung (9 km-Red),'' ujarnya. Hartono yang juga Wakil Bupati Magelang itu, mengajak para pengungsi tetap bertahan di tempat penampungan, karena situasi dianggap masih belum menentu. ''Bagi pengungsi yang nekat pulang, akan dievakuasi dengan truk-truk yang disiapkan di dusun-dusun rawan bahaya,'' ucap dia. Ia mengakui, banyak warga di dusun paling rawan bahaya masih bertahan di tempat tinggalnya. ''Sangat sulit mengajak mereka mengungsi. Bahkan sebagian pengungsi di tempat penampungan nekat pulang, dengan alasan tidak kerasan,'' tutur dia. Ia menegaskan, kebijakan mengungsikan sebagian penduduk dusun paling rawan bencana Merapi, bukan atas dasar rekomendasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK). ''Pengungsian itu kebijakan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) sebagai upaya penyelamatan dini bagi warga sekitar Merapi dari ancaman bahaya,'' tandasnya. (pr-39d) |