logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Mei 2006 KEDU & DIY
Line

Keamanan di Wonosobo Membaik

WONOSOBO - Bupati Wonosobo Drs HA Kholiq Arif menilai, saat ini kondisi keamanan di daerahnya sudah membaik. Hal itu berdampak dengan masuknya sejumlah investor ke Wonosobo. Untuk menarik investasi, Pemkab juga memberikan kemudahan pelayanan dan proses perizinan.

Penilaian Bupati tersebut dikemukakan dalam acara dialog interaktif, kemarin. Dialog dengan topik ''Wonosobo yang Adem Ayem'', diselenggarakan oleh Radio Citra FM. Nara sumber yang dihadirkan, selain Bupati adalah Kepala Kantor Kesbanglinmas Drs Bambang Setiawan dan pengamat budaya Haqi al Anshori SAg.

Tanpa menyebut, jumlah investasi yang masuk ke Wonosobo, Kholiq mengakui bahwa situasi keamanan daerahnya sekarang ini semakin baik dan kondusif. Ini berbeda jauh dari beberapa waktu lalu, di mana Wonosobo terkesan kota preman.

Senada dengan itu, Bambang Setiawan menyebut, membaiknya keamanan di Wonosobo juga akan memacu investasi, sehingga pada saatnya akan membuka lapangan kerja.

Untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, Bupati minta agar masyarakat lebih meningkatkan wajib lapor bila ada tamu yang identitasnya meragukan. Namun demikian, diharapkan masyarakat tidak over protective dan semua orang/tamu dicurigai.

"Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan harus terus dikembangkan. Peningkatan kewaspadaan diperlukan untuk mengantisipasi terhadap gangguan keamanan.

Haqi menyebut, selama ini kultur masyarakat Wonosobo selalu terbuka terhadap pendatang. Dalam kultur masyarakat yang adem ayem, selalu mengedepankan rasa berbaik sangka. Justru sikap curiga yang berlebihan, bisa merusak kultur masyarakat yang terbuka.

Menanggapi tentang adanya seorang warga yang memiliki lima KTP, Kholiq Arif menilai bahwa hal itu terjadi karena sistem administrasi di pemerintahan masih perlu ditingkatkan dan ditertibkan. Bupati berjanji di masa datang akan mengupayakan penertiban sistem administrasi tersebut.

Kepala Kesbanglinmas menyebut, kegiatan ronda di desa-desa perlu dihidupkan kembali. Sistem keamanan swakarsa juga diupayakan untuk digiatkan. Kepedulian masyarakat dan budaya gotong royong juga perlu terus ditingkatkan. (P55-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA