| Selasa, 09 Mei 2006 | OLAHRAGA |
Satya Lencana untuk Rachman dan Chrisjon
JAKARTA - Menyusul keberhasilannya memukul KO petinju Meksiko, Omar Soto Sabtu (6/5) lalu, Muhammad Rachman memperoleh penghargaan Satya Lencana Wirakarya dari Pemerintah RI. Kemarin, anugerah itu diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penghargaan serupa diberikan kepada petinju asal Banjanegara Chrisjon yang beberapa waktu lalu juga berhasil mempertahankan gelar sebagai juara tinju dunia di kelas berbeda. Rahman ditemani promotornya M Arsyad, pelatih Terry Joe, penata tanding Erik Irawan, dan pengacaranya Supriarno serta mantan petinju senior Syamsul Anwar Harahap, Senin diterima Presiden SBY di Kantor Presiden. Kebetulan siang itu Presiden dan Wapres Jusuf Kalla yang sedang mengadakan Rapat Kabinet tengah istirahat makan siang di Kantor Presiden. Rachman dkk pun diajak bergabung. ''Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden, Wakil Presiden dan seluruh anggota Kabinet yang hari ini menerima saya untuk hadir di Istana,'' kata Rachman sambil memperlihatkan piagam dan tanda kehormatan. Ditanya apa ada hadiah lain yang diberikan pemerintah atas keberhasilannya mempertahankan sabuk juara dunia kelas terbang mini IBF, sambil malu-malu petinju asal Blitar kelahiran Merauke mengaku ia barusan juga menerima ''uang transport'' dari Kepala Negara. ''Berapa, saya belum hitung,'' jawab Rachman ketika ditanya nominalnya. ''Tapi saya berterima kasih apresiasi dari Presiden kita,'' sambugnya. Supriarno mengungkapkan, di depan para menteri, Presiden mengaku mendapatkan tiga ilmu dari Rachman. ''Pertama semangatnya besar, kedua bekerja keras, dan ketiga percaya diri. Dan ilmu itu langsung disampaikan kepada menteri-menteri. Beliau bilang, apabila menteri-menteri ingin sukses, tirulah Rachman, dengan percaya diri, kerja keras dan semangat besar,'' tandasnya. Mengenai langkah berikutnya setelah mengandaskan Omar Soto, petinju berbadan mungil ini menyerahkan sepenuhnya kepada promotor dan penata tanding. (A20-28) | ||||