| Selasa, 09 Mei 2006 | NASIONAL |
KA Turangga Vs KA Barang, 2 Luka
GARUT - Kecelakaan kereta api (KA) kembali terjadi. KA Eksekutif Turangga jurusan Surabaya-Bandung bertabrakan dengan KA barang pengangkut rel di Km 206+8/9, Kampung Sadang Salam, Desa Karanganyar, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Senin (8/5) sekitar pukul 05.02 Wib. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di dekat Stasiun Karangsari itu. Namun dua pekerja bongkar muat rel yang ikut KA barang, terluka. Keduanya, Entis Setiawan (32) dan Jajang (50), dilarikan ke RS terdekat. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan, tetapi diduga akibat rem KA barang jurusan Manggarai-Warung Bandrek itu tidak baik. "Seharusnya, KA barang berhenti di Leles sebelum masuk ke Stasiun Karangsari, karena harus bersilang dengan Turangga. Namun KA terus berjalan kendati sinyal masih merah," tutur Kepala Stasiun Leles Sodiki. Pada saat KA barang masih berjalan, KA Turangga yang datang dari arah timur sudah lepas dari Stasiun Cibatu me-nuju Leles. Petugas Stasiun Leles kemudian melaporkan kejanggalan itu ke pusat kendali operasi di Bandung. Sebab alat mereka tak memungkinkan komunikasi langsung ke kabin loko. Loko Turangga CC 20306 dijalankan masinis Usep Sudrajat dibantu stoker Ponisan, sebenarnya sudah melihat KA barang lepas dari Stasiun Karangsari. Trek Menurun Masinis KA Turangga secepatnya menghentikan kereta dan memutuskan untuk berjalan mundur setelah mendapat perintah dari pusat kendali operasi untuk kembali ke Cibatu. Namun upaya itu tidak bisa menghindarkan KA dari tabrakan. Sebab KA barang dengan masinis Rosin dibantu Sumarjono dari Leles itu melaju cepat, apalagi trek agak menurun. Tabrakan tak bisa dihindari di dekat sinyal masuk Stasiun Karangsari. "Rumah saya saja sampai bergetar. Bunyi tabrakan sangat kencang dan memekakkan telinga. Tak lama kemudian, keluar asap dari bekas-bekas tabrakan," tutur Undang (48), warga dekat dengan lokasi. Loko KA Barang CC 20192 rusak. Selain penyok-penyok, tungkai penyambung rangkaian patah dan radiator jebol. Tujuh dari sepuluh rangkaian yang membawa batangan-batangan rel, anjlok dan terguling. Sementara KA Turangga hanya rusak ringan. Loko berikut gerbongnya setelah dievakuasi, langsung ditarik ke Cibatu. Sekitar 245 penumpang KA Turangga diangkut menggunakan bus menuju Bandung. Akibat kejadian tersebut, jalur selatan Bandung-Kroya terputus selama 12 jam lebih. Dengan mengerahkan sejumlah alat berat, para pekerja berusaha membersihkan alang rintang berupa gerbong dan batangan rel yang panjangnya 25 meter dengan berat 54 kg/meternya. Padahal, tiap gerbong mengangkut 35 batangan. "Beberapa pemberangkatan dari Bandung seperti KA Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya, KA Lodaya jurusan Bandung-Solobalapan, dan KA Ekonomi Pasundan tujuan Bandung-Surabaya dialihkan ke Jalur Utara via Cikampek-Kroya," tutur Kahumas PT KA Daop II Sukendar Mulya. (dwi-60m) | ||||