logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 09 Mei 2006 NASIONAL
Line

Pemeriksaan Hakim Kasus Mardijo Mentah Lagi

SEMARANG - Ketidakpastian Komisi Yudisial (KY) mengenai waktu pemeriksaan terhadap hakim dan mantan hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang mengadili kasus korupsi APBD Jateng (Mardijo cs) dan APBD Kota Semarang (Ismoyo cs), membuat pelapornya gerah. Rencana pemeriksaan itu mentah lagi.

Koordinator KP2KKN Jateng Abhan Misbah mengatakan, rencana KY yang molor itu membuat lembaganya resah. Padahal sebelumnya, KY telah menyatakan pasti akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah hakim PN Semarang. "Sebelum ini KY sudah mengatakan akan melakukan pemanggilan bulan lalu. Akan tetapi, molor lagi karena ada perekrutan hakim agung. Sekarang rencana molor lagi karena lebih dulu mau memanggil lima hakim tipikor kasus suap di MA," tutur dia.

Menurut Abhan, masalah perekrutan hakim agung maupun perpecahan hakim tipikor yang menyidangkan terdakwa Harini Wijoso (pengacara Probosutedjo) yang diduga terlibat dalam kasus suap di MA, memang persoalan sangat penting dan harus segera diatasi.

Namun vonis percobaan kasus korupsi yang dilakukan para hakim/mantan hakim PN Semarang Abid Saleh Mendrofa dan kawan-kawan (dkk), menurut dia, juga hal yang patut mendapat perhatian penting dari KY.

Abhan mengkritik, semestinya KY profesional dalam menjalankan tugas sehingga bukan hanya kasus di tingkat pusat yang ditangani. Laporan dari daerah, semestinya juga mendapat perhatian sama.

"Apalagi laporan kami ini kan terkait dengan kasus korupsi. Kerugian negaranya pun tidak sedikit, mencapai miliaran rupiah. Undang-undang kan mengatur, kasus korupsi harus diutamakan. Kalau molor-molor terus, kapan jadinya?" tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Hubungan Antarlembaga KY Soekotjo Soeparto secara terpisah memastikan pihaknya bakal melakukan pemanggilan terhadap hakim kasus Mardijo cs dan Ismoyo cs tersebut.

"Wong sudah dibahas kok. Dan sudah pasti juga, pemanggilan hakim-mantan hakim PN Semarang yang memberi vonis percobaan kasus korupsi itu bakal dilakukan. Cuma ini masih bingung menentukan waktunya. Soalnya banyak sekali yang mau dipanggil. (H30-41m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA