| Selasa, 09 Mei 2006 | KEDU & DIY |
''Cerdas di Rumah, Cerdas di Sekolah''WONOSOBO - Bupati Wonosobo Drs HA Kholiq Arif berpendapat bahwa proses pendidikan anak sebenarnya berlangsung setiap hari. Peristiwa keseharian, disebutnya memberikan pengaruh sikap terhadap anak-anak. Hal itu dilontarkan Bupati dalam seminar yang bertajuk "Cerdas di Rumah, Cerdas di Sekolah". Seminar digelar dalam rangka memperingati Milad MI Muhammadiyah Wonosobo, di gedung Sasana Adipura Kencana, Sabtu lalu. Anak yang cerdas di rumah sekaligus cerdas di sekolah, lanjut Kholiq, merupakan cerminan keberhasilan proses pendidikan yang diberikan orang tua dan guru pada lembaga pendidikan dini usia. Cara untuk mendorong kecerdasan anak, menurutnya, di antaranya dengan menanamkan pola pikir konseptual. Dengan menanamkan pola pikir konseptual, diharapkan dapat menjadi dasar untuk merangsang perkembangan kecerdasan anak, yang menyangkut kecerdasan inteligensia, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Pelaksanaannya membutuhkan peran orang tua dan guru pada lembaga pendidikan dini usia. "Pada masa-masa awal, anak perlu memperoleh rangsangan berpikir konseptual yang memadahi dari lingkungannya. Dalam kaitan ini, ibu adalah orang pertama yang sangat dinanti kelembutan dan kecerdasannya dalam mengantarkan anak untuk latihan berpikir konseptual. Sedangkan guru pada jenjang sekolah usia dini melanjutkan peran ibu," papar mantan wartawan ini. Menurut dia, merangsang anak untuk berpikir konseptual, akan sangat bermanfaat bagi perkembangan kepribadian anak di masa depan. Dengan berpikir konseptual, anak cenderung tumbuh menjadi orang yang memiliki kemampuan berpikir inovatif dan kreatif. Mengutip dari buku ''Adventures in Parenting'', disebutkan bahwa dalam upaya menanamkan pola pikir konseptual, terdapat beberapa peran yang harus dilaksanakan orang tua dan guru. Peran itu adalah menjadi orang tua dan guru yang efektif; konsisten; aktif dan menaruh perhatian. Untuk itu, orang tua dan guru juga harus memahami beberapa prinsip pengasuhan anak, yaitu responsif, preventif; pengawasan; membantu secara aktif dan menjadi contoh positif. (P55-24) |