logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 09 Mei 2006 BANYUMAS
Line

Puluhan Warga Gali Jalan Menuju Pabrik

  • Protes Perekrutan Pekerja

PURBALINGGA- Puluhan warga Desa Karanggambas, Kecamatan Padamara, kemarin nekat menggali jalan menuju CV Sumber Sarana Tirta. Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas kebijakan perekrutan pekerja di pabrik air mineral tersebut.

Warga menggunakan pacul dan linggis untuk membuat galian melintang jalan selebar 2 meter, panjang 5 meter dengan kedalaman 1 meter. Akibatnya, arus transportasi lumpuh.

Kekesalan warga itu dipicu kebijakan pabrik yang meninggalkan pekerja setempat. Dalam merekrut pekerja, pihak manajemen Sumber Sarana Tirta memilih lebih banyak pekerja dari luar Karanggambas. Padahal pabrik itu berada di Karanggambas dan status jalan masuk ke pabrik juga masih tanah desa.

''Manajemen telah menyalahi kesepakatan. Dulu pemilik pabrik berjanji jika ada lowongan maka akan mengangkat pekerja dari Karanggambas sebanyak 80 persen dan 10 persen dari luar. Nyatanya lowongan kemarin lebih banyak diisi pekerja dari luar. Kami hanya dapat sekitar 20 persen,'' kata Sudirman, tokoh masyarakat.

Warga juga kesal karena ada 20 calon pekerja dari Karanggambas yang sudah di-training, tidak dipanggil bekerja lagi. Pengumuman siapa saja yang diterima bekerja juga tidak transparan. Warga yang ditraining tidak mendapat surat pemberitahuan diputus kerja. Tahu-tahu tidak boleh masuk kerja lagi.

''Karanggambas selama ini desa yang aman. Tetapi kesabaran warga ada batasnya. Dari dulu kita cuma diberi janji. Lagi pula yang kami gali ini tanah bengkok kadus, bukan milik pabrik. Jadi kami menggali di tanah kami sendiri. Silakan pabrik buat jalan masuk sendiri,'' kata Teguh, warga yang lain.

Jatah RT

Aparat kepolisian yang datang di lokasi tidak bisa mencegah penggalian jalan itu. Sebab, jalan yang digali adalah tanah kas desa. Di antara warga yang menggali juga ada beberapa tokoh masyarakat. Polisi hanya berjaga-jaga mengawasi ungkapan kekecewaan warga itu dan agar tanah yang digali tidak semakin luas.

Kepala Personalia CV Sumber Sarana Tirta, Wawan menjelaskan, belum lama ini pihaknya melakukan perekrutan 80 pekerja. Sedangkan yang mengikuti training 30 orang. Mereka yang di-training memang tidak langsung diterima. Tujuannya agar mereka bekerja dengan sungguh-sungguh.

''Mereka yang di-training kebanyakan dari Karanggambas. Soal permintaan agar tiap RT dijatah 3-4 orang, kami tidak bisa memenuhi. Sebab, kami menyeleksi pekerja tanpa melihat RT-nya tetapi kemampuannya. Dan kalau permintaan itu dipenuhi, misalnya di satu RT ada kematian, bisa banyak nanti yang izin,'' katanya.

Mereka yang di-training juga tidak semua dipanggil kerja karena terkendala mesin. Belum semua mesin packing air mineral gelas itu beroperasi. Karena itulah pekerja training akan dipanggil secara bertahap, sesuai jumlah mesin yang sudah operasional. (F10-42)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA