| Senin, 24 April 2006 | BANYUMAS |
ELING ELINGTemu Usaha di Bakorlin IIIPURWOKERTO - Badan Koordinasi Pembangunan Lintas Kabupaten/Kota (Bakorlin) Wilayah III Banyumas-Pekalongan, Sabtu (22/4), menyelenggarakan temu usaha untuk pengembangan jarak pagar, padi organik, dan perumahan rakyat. Kepala Bakorlin III, Tjipto Hartono, mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu terobosan untuk mengatasi sebagian permasalahan kemiskinan dan ketahanan pangan di wilayah Bakorlin III. Tujuannya adalah memfasilitasi kebutuhan masyarakat tentang informasi budi daya jarak, padi organik, dan perumahan rakyat. Temu usaha dihadiri Ketua Dekopin Pusat, Adi Sasono, dan sejumlah pejabat dari wilayah eks Karesidenan Banyumas dan Pekalongan. (G23-42h) Lomba Mewarnai Antarsiswa TK PURWOKERTO - Sekitar 150 anak dari sekolah TK se-Kota Purwokerto, kemarin mengikuti lomba mewarnai yang diselenggarakan di RS Bersalin Bunda Arif Purwokerto. Salah seorang panitia, Wanto Tirto, menjelaskan, lomba mewarnai itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini. Selain lomba mewarnai, sekaligus diadakan ceramah tentang penggunaan obat selama kehamilan dan menyusui bagi ibu-ibu yang mendampingi anaknya ikut lomba. (G23-42h) Jalan Sehat HUT UMP PURWOKERTO- Ratusan karyawan, dosen beserta keluarga maupun mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, kemarin (23/4) mengikuti jalan sehat santai dalam rangka HUT ke-41 UMP. Start dan finish di halaman rektorat dibuka oleh Rektor Djoko Wahyono. Sebelum dimulai dilepaskan balon yang diberi label berhadiah Rp 500.000. Sedangkan doorprize disiapkan 277 buah hadiah. (G22-42) Tewas Tersengat Listrik PURBALINGGA- Suwiarji (43), warga Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan tewas tersengat listrik, kemarin. Saat itu dalam kondisi hujan, korban mencari penyebab listrik mati di rumahnya. Di luar rumah, dia menemukan kabel putus. Dia kemudian berniat menyambung kembali kabel yang berada di ketinggian 2 meter itu. Namun nahas, saat menyentuh kabel, dia langsung kesetrum. Petani itu tewas seketika dengan tangan masih memegang kabel. Diduga, korban kesetrum karena memegang kabel yang basah dan terkelupas.(F10-42) Salimah Banjarnegara Dideklarasikan BANJARNEGARA - Kondisi bangsa yang sedang dirundung berbagai masalah, dari kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, narkoba, pornoaksi, dan pornografi yang merajalela, mendorong sejumlah kalangan muslimah di Banjarnegara mendeklarasikan Persaudaraan Muslimah (Salimah) Banjarnegara, Minggu (23/4). Pendirian Salimah dimaksudkan sebagai wadah tokoh muslimah untuk mengembangkan dan mengenalkan ajaran Islam serta menggalang ukhuwah Islamiah. Selain itu, juga sebagai wadah pemberdayaan kaum muslimah untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga. (H25-36h) |