| Kamis, 20 April 2006 | MURIA |
Perlu Normalisasi Kali PatusanKUDUS - Banjir gunung ternyata menjadi persoalan pelik yang sampai sekarang sering dirasakan petani di Desa Wonosoco -kawasan paling selatan Kota Kretek yang berbatasan langsung dengan Grobogan. ''Banjir dari pegunungan kapur yang berada di selatan Desa, hanya mengalir lewat satu sungai kecil bernama Patusan,'' ujar Kades Wonosoco Bambang Suciptono, Rabu (19/4). Sungai dengan panjang 900 meter dan lebar satu setengah meter itu bermuara di Kali Londo. Sering kali karena debit banjir sangat besar, sungai tak bisa menampungnya.''Akibatnya jika terjadi banjir gunung, air dari Sungai Patusan melimpas ke sawah warga. Kondisi itu memang dirasakan petani daerah ini,'' kata dia. Ia menambahkan, 250 hektare sawah warga sering tergenang. Untuk mengatasinya, desa telah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten untuk menormalisasi sungai tersebut. ''Tujuannya, agar kiriman air dari atas bisa cepat dibuang lewat Kali Londo yang telah dinormalisasi,'' tandasnya. (H8-29m) |