logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 20 April 2006 MURIA
Line

Kepedulian Warga Patut Diteladani

SEBAGAI seorang kepala keluarga, Suwardi berjuang keras untuk memberikan kehidupan yang layak bagi keluarganya. Bermodal tekad yang bulat, pada 1989 lalu, dia bersama keluarga hijrah ke Palembang.

''Ketika itu, banyak tetangga saya di Pati yang ikut transmigrasi. Saya kemudian katut. Berbeda dari mereka, saya transmigrasi swadaya,'' ujarnya.

Pria kelahiran 38 tahun lalu itu kemudian menempati salah satu rumah yang disediakan khusus transmigran. Perjuangan mengubah nasib pun dimulai.

''Lahan garapannya mencapai 2,25 ha. Karena lokasinya berdekatan dengan hutan, maka ladang kami sering dirusak babi hutan dan hama pengganggu lain,'' tuturnya.

Alih-alih mendapatkan penghidupan yang lebih mapan, kehidupan Suwardi hari demi hari malah semakin tidak menentu. Pendapatan yang diperolehnya hanya cukup untuk hidup seadanya.

''Ditambah istri saya sakit. Sepertinya dia stres dengan kondisi Sumatra. Saya kemudian mengambil keputusan memboyong keluarga kembali ke Jawa,'' ungkapnya.

Kembali ke Jawa

Berbekal dengan simpanan uang selama menggarap tanah transmigran, pada 2000 lalu dia kembali ke Jawa. Keinginannya untuk menyembuhkan sakit sang istri membawanya ke Kota Kretek. ''Pokoknya pada waktu itu saya pasrah kepada Pak Kades (Kades Wonosoco, Bambang Suciptono-Red),'' kisahnya.

Warga setempat kemudian membuatkan rumah tempat berlindung bagi pria yang tidak melek baca-tulis itu. Bertempat di tanah milik warga setempat, sebuah rumah sederhana berdinding bambu dan berlantaikan tanah sebagai tempat bernaung bapak dengan tiga orang anak tersebut dibangun. Sepetak tanah milik warga pun dipakai Suwardi menggantungkan hidupnya.

Kepala Desa Wonosoco, Bambang Suciptono mengemukakan, petugas sosial dari pemerintah provinsi telah mensurvei kondisi Suwardi.

Menurutnya, pemerintah akan merenovasi rumah yang ada, tetapi tidak dapat memberikan tanah. (Satryani KN, Anton WH-29s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA