SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 18 April 2006

JAKARTA- Pelemahan ekonomi tahun 2005 akibat kenaikan harga BBM masih terus berdampak hingga saat ini. Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2 persen pada tahun ini pun bakal sulit dicapai.

JAKARTA - Pengamat ekonomi Aviliani berpendapat semestinya Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak melontarkan pernyataan bernada pesimis terhadap pertumbuhan ekonomi dengan menyebutkan hanya mampu mencapai 6 persen dari target 2006 sebesar 6,2 persen.

BOYOLALI-PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Restu Klepu Makmur (RKM) tahun 2006 menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp 26 miliar atau naik sekitar 20% dibanding realisasi tahun lalu. Hingga saat ini outstanding kredit dari BPR yang berkantor pusat di Bergas, Kabupaten Semarang ini sebesar Rp 18 miliar.

JAKARTA-Setelah sempat melorot, kini harga minyak di pasar internasional kembali di level 70 dolar AS/barel. Kenaikan harga minyak ini masih dipicu oleh krisis nuklir di Iran dan menurunnya suplai minyak dari Nigeria.

WILAYAH Ngaliyan di bagian barat Semarang setahun terakhir ini tampak marak yang ditandai kian banyaknya pembukaan area komersial. Setelah puluhan proyek properti, terutama kawasan perumahan, dikembangkan kini bisnis ritel berlomba-lomba mengincar ceruk pasar yang masih terbuka lebar.

SEMARANG-Sebagai salah satu kota pariwisata di Jawa Tengah, Semarang memiliki satu aset yang sangat unik dibandingkan kota-kota lainnya. Aset tersebut tidak berupa obyek wisata alam, tempat rekreasi, maupun pusat perbelanjaan namun makanannya yang terkenal enak.

BATANG- Data dari Asosiasi Perlebahan Nasional saat ini kebutuhan madu setiap bulannya mencapai 15.000 ton/bulan. Hal ini diungkapkan Ade Rojak, Kepala Kantor Cabang PT Madu Pramuka Cabang Jateng di Batang, baru-baru ini.

SEMARANG-Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Kota Semarang H Azhar Combo menilai Hippi di Jateng kurang greget. Padahal organisasi bisa maju kalau memberi manfaat kepada pengurus dan anggotanya.

SEMARANG- IHSG kembali menembus level tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. Sore kemarin (17/4) IHSG ditutup naik 4,663 pada level 1386,785. Nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp 1,3 miliar. Terus masuknya aliran dana asing atau capital inflow ke bursa saham didukung menguatnya nilai tukar rupiah. Hal ini menjadi sentimen utama bursa di tengah melejitnya harga minyak mentah dunia yang tembus ke level 70 dolar AS per barel.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA