| Selasa, 18 April 2006 | PANTURA |
''Penampilan Naif Retro Banget''KELOMPOK musik Naif yang melejit lewat lagu ''Posesif'' tampil memukau di hadapan ribuan penggemarnya di Kota Tegal. Dalam konser Safari Musik Indonesia di Kota Bahari, kelompok musik Ibu Kota itu mulai naik panggung pada pukul 21.30, Minggu (16/4) malam. Grup musik yang diawaki Candra, David, Fajar, Pepeng, dan Emil itu mengajak para penonton yang mayoritas kaum muda untuk bergoyang dan berdendang dengan sesekali mengangkat kedua tangan. ''Bagaimana kabarnya kawula muda Tegal, sudah siap menari dan menyanyi bersama kami,'' kata David, sang vokalis. Para penonton pun menyambutnya dengan teriakan dan tepuk tangan meriah. Setelah itu, David bersama rekan-rekannya langsung menghentak dengan alunan lagu-lagu bertempo cepat, seperti ''Mobil Balap'', ''Piknik 72'', ''Jikalau'', dan ''Kencan Pertama''. Mereka kemudian menggeber lagi dengan lagu lembut, yaitu ''Posesif'', ''Dia adalah ...'', ''Benci untuk Mencinta'', ''Sepi'' dan dilanjutkan ''Towal Towel'', ''Tak Mampu Mendua'', ''Curi-curi Pandang''. Lucu David juga mengajak para penonton untuk mengangkat tangan masing-masing ke atas mengikuti irama lagu yang dimainkan. Mereka pun ikut berdendang dan bernyanyi dengan musik mirip era 1970-an. Salah seorang penggemar, Andre, menilai, lirik lagu-lagu Naif lucu dan memiliki daya tarik tersendiri. ''Penampilannya juga retro (1970-an) banget,'' ucapnya. Pasalnya, mereka tidak sekadar berdendang saat manggung saja. Namun, dandanan dan attitude yang mereka garap pun nyaris semua berbau retro. ''Karena itu, grup band yang memilih jalur musik retro sebagai identitas menjadi ikon kebangkitan musik 1970-an di blantika musik Indonesia.'' Sementara itu tentang album anyar Retropolis yang dirilis Naif, nilai Andre, tidak ada perbendaan menonjol baik dari musik maupun liriknya. ''Itulah yang membuat saya menggemari grup band ini. Mereka konsisten.'' (Wawan Hudiyanto-52j) |