| Selasa, 18 April 2006 | MURIA |
Nelayan Ditawari Transmigrasi
REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perikanan dan Kelautan membuka pendaftaran bagi nelayan yang ingin bertransmigrasi ke Sulawesi. Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Disperlaut) Ir Wartono mengungkapkan, lokasi transmigrasi adalah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. ''Kabupaten Rembang mendapat kuota 22 kepala keluarga untuk berangkat transmigrasi ke Takalar,'' ungkap Wartono. Kabupaten Takalar dipilih sebagai tujuan program transmigrasi, menurut Wartono, karena jumlah nelayan di perairan itu masih sangat sedikit. Sementara potensi lautnya belum digarap secara optimal. ''Menurut Pemerintah Pusat, luas wilayah Takalar tidak sebanding dengan jumlah penduduk. Potensinya masih sangat banyak,'' tuturnya. Di Takalar banyak dijumpai berbagai jenis ikan, seperti kerapu, sulambang, banyar, dan cakalang. Nilai ekonomis ikan-ikan itu masih sangat tinggi. Selain itu, perairan yang masih bebas polusi tersebut menjanjikan potensi budi daya rumput laut. Jadi banyak komoditas yang bisa diusahakan di tempat itu. Wartono menambahkan, bagi nelayan yang berminat mengikuti program transmigrasi, bisa mengikuti sosialisasi dan seleksi hingga tanggal 24 April mendatang. Selanjutnya dari 1 hingga 6 Mei, peserta akan memperoleh pelatihan dan penampungan di Semarang. ''Nelayan yang lolos diusahakan berangkat ke Takalar pada 8 Mei mendatang,'' ungkap dia. Dalam program itu, nelayan akan memproleh fasilitas rumah semipermanen ukuran 4x6 meter persegi dengan sisa lahan untuk pertanian 2.150 meter persegi. ''Di samping itu, mereka akan mendapatkan jaminan hidup selama satu tahun, uang bantuan modal, kapal 10 gross ton (GT) untuk satu kelompok nelayan, dan jaring bill net sebanyak 25 per kapal,'' tutur Wartono. (H19-65m) |