logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 18 April 2006 KEDU & DIY
Line

TIDAR KELILING

Pengajian Maulid Nabi

TEMANGGUNG - Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Temanggung 2005, Minggu (16/4) lalu mengadakan pengajian dalam rangka memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pendapa Pengayoman Temanggung. Selain dihadiri oleh HM Bandanuji (Ketua IPHI Temanggung 2005), acara juga dihadiri oleh KH Hasyim Affandi (Ketua MUI Temanggung) dan dibuka oleh Wakil Bupati Irfan. Penceramah dalam acara yang dihadiri 400 peserta itu adalah KH Abdullah Affandi dari Yogyakarta. Dia menguraikan hikmah Maulid Nabi dan perilaku Nabi Muhammad yang patut diteladani. (H24-24)

Sosialisasi APBD 2006

TEMANGGUNG - Pengurus DPC PKB Temanggung saat ini tengah aktif menyosialisasikan APBD 2006 Kabupaten Temanggung kepada konstituennya. Salah seorang pengurus partai tersebut, Muh Amin mengatakan, langkah itu dilakukan sebab APBD merupakan dokumen publik yang harus diketahui oleh seluruh warga. Dengan demikian, diharapkan akan muncul pula kontrol dari masyarakat terhadap para pemimpin yang merupakan pelayan rakyat. Sosialisasi ini dilaksanakan bersamaan dengan konsolidasi partainya di tiap-tiap daerah pemilihan se-Kabupaten Temanggung. (H24-24)

Tuntutan terhadap Clift Sangra Ditunda

MAGELANG - Sidang dengan agenda utama pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Clift Sangra diundur hingga Kamis mendatang (27/4). Majelis hakim yang terdiri atas Ny Diah S Basariah SH MH, Windarto SH dan M Zaenal Arifin SH, memutuskan itu setelah jaksa Sri Harianto SH menyatakan belum siap membacakan tuntutannya. Pada sidang di PN Magelang Senin kemarin, terdakwa hanya didampingi penasihat hukum RMH Setyohardjo SH. Penasihat hukum lainnya, Bambang Tjatur Iswanto SH, berhalangan hadir karena sedang sakit. (P60-24)

Muscab Muhammadiyah Mungkid

BOROBUDUR - Muhamamdiyah Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, mengadakan musyawarah cabang, di Gedung MI Ma'arif Tirto, Paremono, untuk menentukan kepengurusan periode mendatang. Ketua PDM Kabupaten Magelang, Ir H Bambang Surendro MT mengingatkan agar warganya tetap mawas diri dan tanggap terhadap lingkungan yang rusak akibat ulah manusia. ''Sebagai khalifah, warga Muhammadiyah diberi tugas untuk memakmurkan bumi, sehingga harus pandai mengelola lingkungan secara baik,'' katanya, kemarin. (pr-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA