logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 11 April 2006 PANTURA
Line

Kubu Masruri Tolak Hasil Musda PAN Brebes

BREBES - Koordinator tim sukses H Masruri secara tegas menolak hasil musyawarah daerah (musda) Partai Amanat Nasional (PAN) Brebes, 30 Maret-31 Maret lalu.

Penolakan tersebut disampaikan dalam sepucuk surat protes ke DPW PAN Jateng, tertanggal 3 April 2006 lalu. Pada musda tersebut, Masruri - mantan salah satu ketua DPD PAN Brebes - kalah tipis dari Alfian Nazri SH CN.

Alfian terpilih menjadi ketua setelah memperoleh dukungan 176 suara. Sementara Masruri memperoleh 175 suara. Masruri maupun para pendukungnya menduga, telah terjadi kecurangan pada saat penghitungan suara ulang.

''Selain mengirim surat ke DPW PAN Jateng, Masruri secara langsung menemui Sekretaris DPW PAN Jateng Hadi Pranoto. Intinya, kami keberatan pada hasil pemilihan ketua DPD PAN Brebes,'' kata Hasanuddin, ketua tim sukses Masruri, Senin (10/4) kemarin.

Ketua DPC PAN Bulakamba itu menuding, telah terjadi kecurangan dalam proses pemilihan ketua formatur. Indikasi kecurangan terlihat, ketika terjadi pemadaman listrik beberapa kali saat proses penghitungan ulang hasil pemilihan.

''Saya melihat ada kejanggalan pada pemadaman listrik itu. Kok hanya di Gedung Islamic Center saja yang padam. Di luar gedung, semuanya menyala,'' katanya.

Ditegaskan, tata tertib (tatib) pemilihan ketua/ketua formatur (Pasal 9 Ayat 1 sampai 7) tidak menyebutkan sama sekali mekanisme penghitungan ulang atas hasil pemilihan.

''Padahal, pada musda yang lalu terjadi penghitungan suara ulang sampai empat kali. Ini kan tidak dibenarkan. Yang benar, pemilihannya yang harus diulang, bukan penghitungan suaranya,'' tambah dia.

DPW Minta Bukti

Pada penghitungan pertama, jumlah suara yang diperoleh Masruri sama banyak dengan perolehan Alfian, yakni 176-176. Pimpinan rapat Hambali Hasan meminta penghitungan ulang, karena ternyata ada kelebihan satu suara dalam penghitungan.

Karenanya, pemimpin sidang meminta persetujuan peserta musda untuk melakukan penghitungan ulang. Pada saat menghitung suara perolehan Masruri, listrik padam sampai empat kali. ''Sebaliknya, ketika dilakukan penghitungan suara perolehan Alfian, listrik nyala seperti biasa. Ini kan aneh. Pasti ada sabotase,'' tuduh Hasanuddin.

Menyangkut pertemuannya dengan Hadi Pranoto, dia mengatakan pada prinsipnya pengurus DPW PAN Jateng akan menindaklanjuti protes dari kubu Masruri, sepanjang disertai bukti-bukti cukup.

Dia sejauh ini mengaku sudah punya bukti berupa papan tabulasi yang dipakai untuk penghitungan suara. Di papan tersebut tertulis perolehan suara kedua kandidat, yakni 176-176.

Secara terpisah, ketua terpilih Alfian Nazri belum mau memberikan banyak komentar atas langkah kubu Masruri tersebut. Dia mengatakan, pihaknya menyerahkan masalah tersebut pada DPW PAN Jateng. ''Saya sudah dipanggil DPD PAN Jateng, berkaitan dengan protes Masruri. PAN Jateng sedang menunggu laporan dari utusannya yang datang ke musda PAN Brebes,'' katanya.(wh-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA