| Selasa, 11 April 2006 | OLAHRAGA |
Kahn Terima Posisi Kiper PelapisFRANKFURT - Penjaga gawang Jerman Oliver Kahn berjanji menyingkirkan perasaan kecewa, kendati dirinya tak terpilih sebagai kiper utama pada Piala Dunia 2006. Dalam konferensi pers khusus yang digelar di Muenchen, kemarin, dia menegaskan keinginannya untuk tetap tampil membela Tim Panser. "Meski kecewa, saya pikir kehadiran saya sangat penting bagi tim nasional," kata Kahn. Kiper Bayern Muenchen itu melansir pernyataan beberapa hari lalu untuk mempertimbangkan masa depan karier internasionalnya. Namun, dia memutuskan untuk ikut serta setelah berpikir selama tiga hari dan klubnya mengalami kekalahan 0-3 dari Werder Bremen pada lanjutan Bundesliga, pekan lalu. "Juergen (Klinsmann) te-lah memutuskan dan saya menerimanya. Seluruh anggota tim, termasuk Lehmann akan mendapatkan dukungan saya," tambah Kahn. Redakan Spekulasi Pernyataan itu sekaligus meredakan spekulasi yang menyebutkan dia bakal pensiun dari timnas. Kahn yang berusia sama dengan Lehmann, 36 tahun, telah bermain 84 kali dalam pertandingan internasional. Lehmann sendiri baru 29 kali membela Tim Panser. Dengan keputusan itu, dia berharap dapat hadir di bench bersama pemain cadangan lain saat Jerman melawan Kosta Rika pada partai pembukaan Piala Dunia 2006 di Munich, 9 Juni nanti. Pelatih Juergen Klinsmann menjawab penantian panjang publik Jerman kala dia menunjuk penjaga gawang Arsenal Jens Lehmann sebagai kiper utama, Jumat lalu. Sebagai kapten tim, Kahn membawa Jerman ke final Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Dia dipilih sebagai pemain terbaik selama turnamen, meski membuat blunder pada saat ditaklukkan Brasil 0-2. Salah satu dari tindakan pertama Klinsmann yang mengambil alih kursi pelatih pada 2004 adalah melucuti ban kapten Kahn. Klinsmann juga menginformasikan kiper Bayern itu akan bersaing dengan Lehmann untuk posisi kiper utama. Pelatih muda itu sebenarnya menyatakan akan membuat keputusan tentang posisi kiper pada Mei mendatang. Namun, dia memutuskan mempubikasikannya segera setelah Bayern mengeluarkan komplain. (rtr,H29-31) |