| Selasa, 11 April 2006 | SEMARANG |
Pasangan Gubernur Menang atas Kapolda-Ketua PWIUNGARAN - Gubernur H Mardiyanto mengatakan, berolahraga tidak hanya untuk melatih fisik saja, tetapi juga sebagai sarana atau wahana berkomunikasi yang lebih akrab. ''Meskipun kita sering bertemu, tetapi hal itu sifatnya formal. Jadi, bertemu saat olahraga seperti ini akan berkesan lain. Lebih akrab dan suasananya penuh kekeluargaan,'' ungkap Mardiyanto, ketika membuka tenis persahabatan eksekutif, legislatif, pers, pengusaha, dan tokoh masyarakat di Cofee Banaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (8/4) lalu. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD H Murdoko SH, Kapolda Irjen Pol Drs Dody Sumantyawan HS SH, Wakil Ketua DPRD Drs H Hisyam Alie, Ketua PWI Jateng H Sasongko Tedjo SE MM dan Direktur PTPN IX Ir H Soehardjo. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pertandingan partai kehormatan antara Gubernur berpasangan dengan Sutrimo (Biro Umum) melawan Kapolda yang berpasangan Ketua PWI Jateng. Dalam pertandingan itu, pasangan Gubernur-Sutrimo akhirnya menang tipis 6-5 atas pasangan Kapolda-Ketua PWI. Pertandingan antardua pasangan itu sebagai tanda dimulainya pertandingan persahabatan tenis antara eksekutif, legislatif, pers, dan tokoh masyarakat, yang diselenggarakan Wartawan Tenis Club (WTC) Pemprov dan DPRD Jateng. Ketua PWI Jateng mengatakan kegiatan ini perlu dijadwalkan secara rutin. Sebab bisa dimanfaatkan ajang komunikasi dan silaturahmi antara wartawan, eksekutif dan legislatif. Ketua WTC, Imam Nuryanto, mengatakan, organisasi yang dipimpinnya pernah menyelengarakan pertandingan tenis antarinstansi, dengan memperebutkan piala bergilir Gubernur. "Tapi, tiga tahun terakhir ini, kegiatan itu tidak ada. Karena itu, untuk menghidupkan kembali, saya minta bantuan Gubernur," katanya. Gubernur langsung menyambut positif event tersebut. "Saya menyarankan, sebaiknya kegiatan itu masuk dalam rangkaian hari jadi Pemprov Jateng (setiap tanggal 15 Agustus-Red)," tuturnya. Skor akhir hasil pertandingan antara wartawan melawan eksekutif, legislatif,dan tokoh masyarakat imbang 4-4 dari delapan partai yang pertandingan. (D14-55h) |