logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 11 April 2006 SEMARANG
Line

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Fanny Cottage

SEMARANG SELATAN - Seorang pria yang merupakan tamu hotel Bukit Permai (lebih dikenal dengan nama Fanny Cottage-Red), Sabtu (8/4) pukul 10.00, ditemukan tewas di kamar nomor 105.

Saat sejumlah personel identifikasi Satreskrim Polresta Semarang Selatan datang ke tempat penginapan itu, tubuh pria berusia 48 tahun itu dalam kondisi telentang di kursi dan kepala bersandar di tempat tidur. Mulut korban mengeluarkan buih.

Di meja kecil kamar hotel itu, petugas menemukan sebungkus obat kuat. Juga botol air mineral ukuran setengah liter. Korban berinisial Nr (48), warga Gayamsari, Semarang Timur.

Nopang, petugas room boy hotel itu, mengatakan, pria tersebut masuk ke hotel di Jl Setia Budi 34 Gombel, sekitar pukul 09.15. Dia datang berboncengan motor bersama seorang wanita.

Kapolresta Semarang Selatan, AKBP Drs Harry Nartanto, didampingi Kasatreskrim, AKP Nyoman Garjita, mengatakan, berdasarkan pemeriksaan kesehatan, korban tewas akibat serangan jantung.

Hal itu juga dikemukakan wanita yang diajak kencan di kamar hotel. Wanita berinisial Jh (43), warga Gayamsari, Semarang Timur, itu mengaku melihat korban minum obat kuat sebelum berhubungan intim. Sebenarnya korban adalah besannya. Saat akan naik angkutan di Milo untuk menengok saudaranya di Banyumanik, dia bertemu korban. Kemudian diajak ke hotel tersebut. ''Katanya mau ngomong penting. Tapi, kok saya dibawa ke hotel ini. Terus saya dipaksa berhubungan intim,'' tuturnya.

Dia mengaku baru sekali berhubungan dengan besannya itu. (D12-37h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA