logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 02 April 2006 OLAHRAGA
Line

Arema Pupus Impian Semen Padang

PADANG- Semen Padang harus melupakan mimpinya menempati posisi empat besar klasemen sementara Wilayah I Liga Djarum Indonesia 2006, setelah pada partai terakhir putaran pertama di Stadion H Agus Salim Padang, Sabtu (1/4), dipaksa menyerah 1-2 oleh tamunya Arema Malang.

Dua gol tim tamu masing-masing dihasilkan Franco Hita pada menit ke-15 dan Aris Budi Prasetyo pada menit ke-44, sementara satu-satunya gol tuan rumah diciptakan Matias Santiago menit ke-31. Kekalahan itu adalah kekalahan keempat tim "urang awak" sepanjang putaran pertama liga, namun merupakan kekalahan pertama yang mereka derita di kandang sendiri.

Dari 13 kali turun lapangan, Martin Sebastian dan kawan-kawan baru mampu mengumpulkan 17 angka, hasil dari empat kali menang, lima kali seri dan empat kali kalah. Dengan kekalahan dari Arema Malang, posisi tim besutan pelatih Syafrianto Rusli melorot satu tingkat ke posisi ketujuh. Posisinya diambilalih Sriwijaya FC yang pada waktu bersamaan bermain imbang 2-2 ketika menjamu Persekabpas Pasuruan. Kedua tim sama-sama mengantongi 17 angka, namun Sriwijaya unggul selisih gol.

Sebaliknya bagi Arema Malang, sukses merebut tiga angka penuh di kandang lawan membuat mereka mengambil alih posisi pimpinan klasemen dari kangkangan PSIS Semarang.

Bermain di hadapan sekitar 20 ribu pendukungnya yang memadati Stadion Agus Salim, Semen Padang langsung menekan sejak menit-menit awal. Berkali-kali mereka menekan pertahanan tim tamu guna mengejar gol secepat mungkin. Hanya saja, karena keasyikan menyerang, barisan pertahanan Semen Padang justru kedodoran ketika menerima serangan balik. Buktinya, baru 15 menit pertandingan berlangsung, melalui sebuah serangan balik yang cepat, Arema berhasil mencuri gol. Franco Hita yang berdiri bebas di kotak penalti tanpa kawalan pemain belakang Semen Padang dengan mudah menyontek bola ke dalam gawang tuan rumah yang dikawal Afriyanto, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 0-1.

Persema Gagal

Berniat ingin memberi kado istimewa dalam rangka Hari Jadi Ke-92 Kota Malang, Sabtu (1/4) kemarin, Persema justru menyerah 0-2 saat menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gajayana Malang.

Kekalahan tersebut benar-benar menyakitkan kubu Persema. Begitu terluka, sampai-sampai penonton pun mengalihkan dukungannya kepada tim tamu.

Pelatih Persipura Metu Duaramuri menurunkan dua ujung tombaknya: Christian Carassco dan Boas Salosa. Kepercayaan pelatih ini dibayar oleh kedua striker tersebut, dengan mencetak masing-masing satu gol. (jo,D3,ant-32)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA