| Rabu, 29 Maret 2006 | OLAHRAGA |
Wasit Spanyol Ancam MogokMADRID- Gaji ngadat tidak hanya menjadi ''insiden'' di sepak bola Indonesia. Di Spanyol, yang memiliki klub-klub terkaya dunia, gaji seret ternyata juga terjadi. Kondisinya bahkan sudah lumayan kritis, karena gaji seret itu mengancam kelangsungan kompetisi liga. Pekan ke-31 ini, seluruh pertandingan Liga Spanyol termasuk big match antara Barcelona vs Real Madrid di Nou Camp, terancam mundur. Pasalnya, korps wasit yang biasa ditugasi memimpin pertandingan mengancam mogok akibat gaji mereka tidak juga dibayarkan, meski sudah lewat dua bulan. Pihak Liga Primera (LFP) awal musim lalu sepakat menaikkan gaji para pengadil lapangan ini sebesar 20 persen. Tetapi para wasit mengatakan, mereka belum menerima kenaikan gaji yang dijanjikan. Jumlah yang ditunggak itu, menurut klaim wasit kepada koran El Pais adalah sebesar 14.500 dolar AS (sekitar Rp 140 juta) per orang. "Tidak ada pekerja yang bisa menoleransi dua bulan tanpa bayaran. Jika kami belum menerima pembayaran tunggakan tersebut hingga 31 Maret, kami tak mau mewasiti pertandingan apapun sampai masalah itu diselesaikan," tukas pejabat Komite Wasit Spanyol (CTA), Eduardo Iturralde Gonzalez, kemarin. Menurut media lokal, CTA telah menginformasikan niat mereka kepada Asosiasi Sepak Bola Spanyol. Asosiasi lalu meneruskan niatan tersebut ke LFP. Dari seluruh pertandingan pekan ke-31 La Liga, terdapat big-match antara Barca vs Real di Nou Camp. Pertandingan itu akan berlangsung tanggal 2 April. Tidak cuma pertandingan tingkat divisi utama yang terancam molor, partai divisi dua juga terancam hal serupa. (ant-40) |