logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Maret 2006 OLAHRAGA
Line

Fernando Alonso Yakin Pertahankan Gelar

TOKYO - Juara dunia Formula 1 (F1) Fernando Alonso mengatakan, dia yakin akan mampu mengulangi penampilan musim lalu dan mempertahankan gelar. Dia merasa tidak ada tekanan menjelang Grand Prix Australia akhir pekan ini.

"Saya merasa seperti mimpi jadi kenyataan setelah menang tahun lalu. Saya merasa ada semacam kekhawatiran pada 2006 dengan peraturan baru, kendaraan baru, mesin dan sebagainya. Tetapi merebut 18 dari 20 poin merupakan awal yang fantastis," kata pembalap Renault asal Spanyol itu, kemarin.

"Kini saya bisa yakin sepenuhnya untuk mengulangi lagi hal itu tahun ini," katanya kepada wartawan di Tokyo.

Alonso musim lalu membukukan tujuh kemenangan untuk mengoleksi 133 poin dalam 19 lomba, menundukkan Kimi Raikkonen asal Finlandia dan Michael Schumacher asal Jerman. Hasil itu memberikan gelar kepada Renault dengan 191 poin, mengalahkan McLaren.

Pada usia 24 tahun, dia menjadi pembalap termuda yang merebut gelar juara dunia F1. Penambilan cemerlangnya berlanjut tahun ini, memenangi lomba pembukaan di Grand Prix Bahrain dan menjadi runner-up dalam Grand Prix Malaysia.

Alonso Desember lalu mengumumkan, dia akan meninggalkan Renault begitu dia mampu mempertahankan gelar musim ini. Dia menerima tawaran yang "terlalu sayang untuk ditolak" berlomba untuk McLaren mulai 2007.

Alonso, bersama rekan satu timnya Giancarlo Fisichella asal Italia dan Heikki Kovalainen asal Finlandia, berada di Tokyo untuk eksibisi, termasuk berbalap dengan tamu-tamu di dalam mobilnya sebelum berangkat ke Melbourne.

Alonso mengatakan, ancaman terbesar bagi dia dalam mempertahankan gelar akan datang dari McLaren, Ferrari dan Honda. Tapi dia merasa tidak ada tekanan. "Yakinlah saya tidak merasa tertekan sedikitpun. Setelah memenangi gelar tahun lalu, saya bisa menikmati lomba tahun ini. Saya bisa melakukan yang terbaik tanpa tekanan untuk menjadi juara," kata Alonso.

"Tahun lalu mereka melihat pada saya sebagai pembalap muda berbakat. Kini mereka melihat saya sebagai juara dunia. Saya tidak perlu lagi membuktikan sesuatu."

"Saya bisa fokus dalam kejuaraan dan berlomba tanpa ada kekhawatiran dalam pikiran, tidak ada tekanan dari siapa pun," tambahnya. (ant-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA