logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Maret 2006 OLAHRAGA
Line

Porras Bakal Tampil dalam Perang Bintang

SEMARANG-Striker PSIS Emmanuel de Porras dipastikan tampil dalam Perang Bintang Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2006 pada 5 April mendatang di Stadion Jatidiri, Semarang. Pemain asal Argentina ini merupakan salah satu pemain yang berada di deretas atas perolehan short message service dari masyarakat. Personel "Mahesa Jenar" lain yang berpeluang tampil adalah Maman Abdurahman, Modestus Setiawan, Gustavo Hernan Ortiz dan I Komang Putra.

"Pemain PSIS yang pasti memperkuat Wilayah Barat dalam Perang Bintang nanti adalah Porras. Sedangkan Maman, Modestus, Ortiz dan Komang masih tergantung dari hasil SMS yang masuk hingga 1 April," ungkap Ketua Panitia Pusat Perang Bintang, Max Boboy, dari Badan Liga Indonesia (BLI) di Sekretariat PSIS, Jalan Ki Mangun Sarkoro, sore kemarin. Max bersama Direktur BLI Andi Darusalam datang ke Semarang untuk bertemu Wali Kota Sukawi Sutarip guna membahas pelaksanaan acara tersebut.

Dari hampir 20 ribu SMS yang masuk, untuk sementara pemain yang banyak dipilih antara lain Kosin Hathairattanakool (Persib), Firman Utina (Arema), Mahyadi Panggabean (PSMS), Christian Gonzales, Budi Sudarsono (Persik), dan Syamsidar (PSM). Pemain Wilayah Barat (I) dan Wilayah Timur (II) yang mendapat SMS paling banyak akan diberi kehormatan memakai kaus tim nomor satu dan menjadi starter.

Tidak hanya pemain terbaik saja yang akan tampil di pertandingan itu, tetapi juga wasit terbaik dan pengawas pertandingan terbaik. Untuk wasitnya, BLI akan mempercayakan kepada Purwanto dan Jimmy Napitupulu. Sedangkan pengawas pertandingan dipilih Ahmad Kamali dari Semarang. Asisten wasitnya adalah Jaka Mulyana dan Madenuh yang juga dari Semarang.

"Kami berharap Gubernur Jawa Tengah bisa membuka pertandingan Perang Bintang ini dengan tendangan pertama," harapnya.

Yoyok Manajer

Sebagai manajer dan pelatih dari Wilayah Timur, sudah ditentukan BLI. Keduanya berasal dari Persik Kediri yang saat ini menjadi juara paro musim di Wilayah II, yaitu Iwan Budiarto dan Daniel Roekito. Sedangkan untuk Wilayah Barat, hanya manajer timnya saja yang sudah ditentukan, yaitu Yoyok Sukawi dari PSIS. Untuk pelatih, BLI masih menunggu pelatih yang mampu membawa timnya menjadi juara paro musim.

Peluang terbesar dimiliki Benny Dollo, pelatih Arema Malang, yang saat ini masih menyisakan satu pertandingan lagi lawan Semen Padang.

Jika berhasil memenangi pertandingan itu, poin Singo Edan yang saat ini 22 akan menjadi 25 sehingga duduk di puncak klasemen sementara.

Namun, jika gagal meraih poin penuh, pelatih PSIS Bonggo Pribadi-lah yang akan mengarsiteki tim Wilayah Barat, mengingat timnya menjadi kampiun di putaran pertama ini. (H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA