logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Maret 2006 NASIONAL
Line

Tanpa Juninho, Lyon Tak Risau


Alessandro Costacurta SM/dok

MILAN- Olympique Lyon sudah pasti tampil tanpa Juninho Pernambucano. Tetapi itu bukan berarti mereka akan kehilangan karakternya dan menjadikan pertandingan mudah bagi AC Milan. Lyon, klub paling mapan Prancis dalam satu dekade terakhir, tidak pernah mengandalkan satu-dua pemainnya ketika bertarung di lapangan.

Mereka tipe tim yang bekerja dalam sebuah kolektivitas. Satu pemain absen, tidak serta-merta membuat sistem itu gampang diurai. Faktor inilah yang membuat empat kali juara Ligue 1 dalam empat tahun terakhir tersebut tetap optimistis menjelang laga perempat final melawan AC Milan di Stade de Gerland, Lyon, Kamis (30/3) dinihari WIB nanti.

Absennya Juninho, yang terkena akumulasi kartu kuning, memang kerugian besar bagi Lyon. Namun manajer Gerrard Houllier tidak merasa bahwa kehilangan satu pemain akan mengubah kemampuan timnya.

''Tidak akan ada yang berubah dalam tim ini. Hanya satu pemain (absen), kami tetap bertanding dengan 11 pemain, bukan 10,'' tegas Houllier.

''Juninho pemain penting, tapi Anda harus tahu bahwa tidak ada satupun pemain yang tidak penting di tim ini.''

Sebagai bukti bahwa Houllier ingin timnya tampil sebagaimana biasa -tetap terbuka- adalah dengan disiapkannya skema 4-3-3 yang ofensif menghadapi tim sekuat Milan. Lyon tidak senang memainkan banyak bek atau pemain bertipe bertahan. Mereka lebih suka mengandalkan pemain-pemain barkarakter menyerang. Itu sebabnya Tiago Mendes, Mohammadu Diarra, dan Malouda dipasang di lini tengah. Sektor depan menurunkan tiga striker sekaligus, John Carew, Sydney Govou, dan Sylvain Wiltord.

Houllier justru merasa beruntung karena timnya bisa lebih berkonsentrasi dalam mengatur ritme permainan, tanpa perlu ''memasrahkan'' kepada satu-dua pemain untuk bekerja sendirian.

''Tim ini akan bekerja keras, bersama, dan kemudian menang. Target kami tidak mengalahkan Milan, tapi menjuarai Liga Champions.''

Tanpa Stam

Sementara di kubu Milan, bek asal Belanda Jaap Stam tidak akan membela klubnya. Mantan bek Manchester United itu sebelumnya sangat berharap, cedera betis yang dideritanya dapat sembuh menjelang pertandingan putaran pertama. Tetapi namanya tidak tercantum dalam daftar pemain yang akan melawat ke Lyon.

Selain Stam, pemain asal Brasil Cafu juga tidak dapat diturunkan. Kapten tim Paolo Maldini tidak siap tampil - ia hanya akan berada di bangku cadangan. Pelatih Milan, Carlo Ancelotti mengatakan, mantan bek timnas Italia yang sudah kenyang pengalaman Alessandro Costacurta tampaknya akan ditempatkan di bek kanan.

Costacurta yang akan menginjak usia 40 tahun bulan depan, tampil memukau saat Milan menang 3-1 atas Fiorentina pada laga Seri A, Sabtu (25/3). Ancelotti mengatakan akan memeriksa kesehatan dan stamina Costacurta sebelum memutuskan pemain yang akan diturunkan.

"Jika Costacurta dalam kondisi baik, saya akan menjatuhkan pilihan kepadanya," kata Ancelotti, yang yakin timnya dapat memperoleh hasil menggembirakan di Lyon.

"Kami sedang berada dalam masa keemasan. Ketika kami berada dalam kondisi seperti ini, kami berusaha untuk tetap mempertahankannya," katanya.

Ancelotti sama sekali tidak risau dengan absennya Stam, karena pemain tersebut sudah beberapa kali tidak dimainkannya.

Hanya, dengan tetap memaksa Costacurta yang sudah terbilang ''aus'' tampil penuh di belakang jelas sangat riskan. Menghadapi tim seofensif Lyon yang akan main di kandang sendiri, bisa menjadi buruk. Soalnya, jika Costacurta ternyata tidak 100% fit atau staminanya ternyata menurun karena baru saja main di Seri A, maka lini belakang mereka akan kedodoran dan menjadi celah bagi meluncurnya gempuran-gempuran Lyon. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA