| Rabu, 29 Maret 2006 | NASIONAL |
Pejabat Jangan Boroskan Anggaran
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengharapkan agar para pejabat, baik di pusat maupun di daerah, tidak memboroskan anggaran pemerintah dengan membelanjakannya untuk keperluan konsumtif. Sebab, anggaran pemerintah tersebut dikumpulkan dengan susah payah. ''Harapan saya, semua pihak menyadari betul bahwa anggaran yang kita kumpulkan dengan susah payah siang dan malam itu benar-benar digunakan secara tepat untuk rakyat dan untuk kemajuan daerah. Bukan untuk membeli barang-barang yang komsumtif, apalagi untuk tindakan menyimpang seperti korupsi dan pemborosan,'' kata Presiden usai mengadakan rapat konsultasi dengan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Istana Negara, Selasa (28/3). Pendidikan Nomor Satu Agenda itu adalah pertemuan konsultasi ketiga antara pemerintah dengan DPD. Dari pihak pemerintah, Presiden didampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla; Menko Perekonomian, Boediono; Menko Kesra, Aburizal Bakrie; Menkeu, Sri Mulyani; Ketua Bappenas, Paskah Suzetta; Mensesneg, Yusril Ihza Mahendra; dan Menseskab, Sudi Silalahi. Adapun DPD dipimpin ketuanya, Ginanjar Kartasasmita, dan dua wakil ketua, yakni Laode Ida dan Irman Gusman. Presiden yang dalam jumpa pers didampingi Wapres, Ketua DPD Ginanjar, dan juru bicara kepresidenan Andi A Mallarangeng, mengaku dalam kunjungannya ke daerah-daerah dan berdialog dengan rakyat masih melihat banyak penggunaan anggaran untuk keperluan yang bersifat komsumtif dan tidak produktif. ''Harus dinomorsekiankan pembangunan gedung-gedung, pembelian mobil-mobil yang bisa lebih dihemat; dan harus dinomorsatukan upaya untuk pendidikan dan kesejahteraan rakyat yang ada di daerah, termasuk infrastruktur dasar yang diperlukan oleh masyarakat lokal itu,'' tegas SBY. Karena itu, Presiden meminta pemerintah daerah bisa menggunakan anggaran seefektif dan seefisien mungkin. ''Kita semua harus bisa melakukan audit, apakah semua itu sudah digunakan dengan baik atau belum,'' tandasnya. SBY menjanjikan pemerintah pusat di masa mendatang akan memberikan perhatian lebih besar, bagaimana anggaran daerah bisa digunakan secara baik dan tepat, sehingga setiap tahun ada yang dinikmati rakyat dan terjadi kemajuan untuk rakyat di daerah. Karena itu, SBY berjanji akan meningkatkan anggaran daerah dari berbagai bentuk dari tahun ke tahun. Pemerintah akan mendorong perusahaan untuk memberikan keuntungan kepada masyarakat. ''Kalau masih ada masalah di sekitar itu, kita harus mengatasinya bagaimana agar lebih baik,'' katanya. Sementara itu Ginanjar mengatakan, sesuai dengan tugasnya, DPD pada dasarnya bertugas untuk menampung aspirasi masyarakat di daerah. ''Dalam waktu yang singkat ini, berbagai aspirasi masyarakat yang strategis sifatnya, dan kami anggap urgen tersebut, kami sampaikan dan kami bicarakan secara sangat terbuka; terjadi dialog, dan ada penjelasan,'' katanya.(A20-49a) | ||||