| Rabu, 29 Maret 2006 | MURIA |
Terkait PI Blok CepuEnam Perusahaan Mendaftar UlangBLORA - Memasuki hari kedua, enam perusahaan telah mendaftar ulang untuk mengikuti seleksi (beauty contest) calon investor yang akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dalam penyertaan modal participating interest (PI) Blok Cepu. Keenam perusahaan tersebut adalah PT Surya Energi Raya, PT BWA Energy, PT Suma Sarana, PT Usahatama Mandiri Nusantara, PT Karunia Lotus, dan PT Anugerah Bangun Sarana Jaya. Padahal, sebelumnya tercatat 18 perusahaan (bukan 19 perusahaan-Red) yang telah menyatakan minatnya bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patragas Hulu. Pendaftaran ulang calon investor PI akan ditutup hari ini (Rabu, 29/3). ''Proses pendaftaran ulang calon investor yang akan mengikuti beauty contest masih berlangsung. Dengan demikian masih ada waktu bagi perusahaan yang belum mendaftar ulang,'' jelas Bupati Blora Ir H Basuki Widodo, kemarin. Bupati mengakui, dari 18 perusahaan yang menyatakan minatnya dalam penyertaan modal PI, beberapa di antaranya telah menjalin kerja sama penyertaan modal PI Blok Cepu dengan BUMD di Kabupaten Bojonegoro, Pemprov Jatim, dan Pemprov Jateng. Paling Menguntungkan Beberapa perusahaan itu dimiliki pengusaha nasional seperti Surya Paloh, Ilham Habibie, Pramono Anung, dan Tono Kalla. Bupati menegaskan, pihaknya akan memilih investor yang penawarannya lebih menguntungkan Blora. ''Yang akan kami pilih adalah investor yang paling menguntungkan dan aman bagi rakyat Blora,'' tandasnya. Menurut dia, beauty contest bagi para investor yang sudah mendaftar ulang akan dilaksanakan 18 April 2006. Seluruh tahap pemilihan calon investor berlangsung transparan, elegan, dan dapat dipertanggungjawabkan. ''Silakan semuanya datang menyaksikan beauty contest yang rencananya akan dilaksanakan 18 April,''. Sebagaimana diketahui, dalam jangka waktu 60 hari setelah Joint Operating Agreement (JOA) antara Pertamina dan ExxonMobil ditandatangani, BUMD yang dibentuk dalam rangka pengelolaan minyak dan gas (migas) di Blok Cepu sudah harus menyertakan modal PI. Jika modal tersebut tidak segera disetorkan, maka hilanglah kesempatan turut serta dalam pengelolaan migas Blok Cepu. Dana yang harus disetorkan BUMD PT Blora Patragas Hulu mencapai sekitar Rp 538 miliar. Namun karena tidak mempunyai cukup dana, maka BUMD menggandeng investor. (H18-65v) |