logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Maret 2006 MURIA
Line

Banyak Petani Belum Terima Bantuan Benih Padi

PATI - Banyak petani di wilayah Kabupaten Pati belum menerima bantuan benih padi. Padahal Pemkab telah menyerahkan bantuan benih untuk para petani yang belum lama ini ditimpa musibah banjir.

Bahkan banyak petani menyatakan kepada Suara Merdeka, Selasa (28/3), mereka tidak tahu-menahu tentang bantuan tersebut.

Sugiyo (50), seorang petani di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, misalnya. Dia mengatakan belum pernah menerima bantuan benih padi. Padahal, dia dan para petani lain sangat mengharapkannya.

Pada saat banjir pertama melanda, Januari lalu, tanaman padi miliknya seluas 3,5 kotak gagal panen karena terendam air hingga berhari-hari.

Ketika banjir mulai surut dan petani mulai turun ke sawah untuk kembali menanam padi pada musim tanam (MT) II, banjir datang lagi.

Saat ini para petani di pinggir alur Kali Juwana rata-rata baru menyemai bibit. Mereka yang sudah telanjur menanam padi terpaksa gigit jari, karena sawah mereka terendam air. Dan untuk kali kedua mereka tidak bisa panen.

Dikatakan, bantuan benih dari Pemkab - andaikata benar ada - sedikit banyak dapat meringankan beban para petani.

''Jika bantuan benih itu bisa segera diterima, kami bisa mengejar waktu untuk kembali membuat persemaian,'' tegasnya.

Sudah 52 Ton

Sementara itu Tatik, warga Dukuh Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati, mengatakan areal persawahan miliknya berada di sisi utara alur Kali Juwana. Banjir Minggu (26/3) lalu menenggelamkan bibit padi yang telah siap tanam.

Wanita itu juga mengalami gagal panen pada musim tanam (MT) pertama. Maklum, pada awal Januari lalu banjir kiriman sudah keburu datang. Tanaman padi miliknya, yang mulai bernas, tidak ada yang bisa dipanen.

Ketika menyiapkan tanaman padi untuk MT II, dia lagi-lagi gagal. ''Rencananya, dua hari lagi saya akan mulai menananm bibit padi. Tapi, semua benih di persemaian rusak terendam air,'' katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kabupaten Pati Ir Pudjo Winarno, ketika diminta tanggapan, mengatakan pihaknya belum mendapat laporan tentang petani wilayah mana saja yang belum menerima bantuan benih.

Namun dia mengakui, Pemkab sudah menyerahkan bantuan benih padi 52 ton untuk korban banjir. ''Berikutnya menyusul. Benih padi bantuan Pemprov Jateng sebanyak 55 ton akan segera dibagikan,'' katanya.(ad-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA