logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Maret 2006 BANYUMAS
Line

424 Bencana Selama 2005

PURWOKERTO-Selama tahun 2005 di Kabupaten Banyumas terjadi 424 kali bencana alam yang terdiri atas tanah longsor 167 kali, angin ribut 129 kali, banjir 88 kali, dan kebakaran 40 kali.

''Penyebabnya adalah perubahan iklim global, curah hujan tinggi, serta kondisi geografis dan geologis daerah yang rawan bencana,'' tutur Bupati Banyumas HM Aris Setiono dalam resume laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD pada sidang yang dipimpin Wakil Ketua Musadad Bikri Nur SH, kemarin.

Bupati membacakan resume setebal 82 halaman itu hampir dua jam mulai pukul 10.00. Di tengah-tengah pembacaan ia meminta waktu sebentar untuk istirahat karena halaman yang dibaca banyak. Penyampaian LKPJ berjalan biasa-biasa saja. Tak ada interupsi dari wakil rakyat.

Upaya preventif untuk mengurangi kerugian adalah memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Mereka diminta waspada saat turun hujan dalam waktu lama, serta menyediakan sarana dan prasarana pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK).

''Para korban telah diberi bantuan berupa dana, material, obat-obatan, dan makanan yang bersumber dari APBD Banyumas, APBD Provinsi, dan APBN,'' tambah Aris.

Bupati menjelaskan pendapatan daerah semula dianggarkan Rp 524,9 miliar tetapi berubah menjadi Rp 536,4 miliar atau naik Rp 11,4 miliar.

Pendapatan daerah semula dianggarkan Rp 508,3 miliar tetapi naik menjadi Rp 660,3 miliar atau tambah sekitar Rp 52,4 miliar.(G22,bd-27)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA