logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Maret 2006 BANYUMAS
Line

Mayat Kaswan Ditemukan

BANYUMAS- Setelah dicari tiga hari, Kaswan (40), pria asal Sampang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, yang bunuh diri dengan cara mencebur ke Bendung Gerak Serayu di Kebasen, akhirnya diketemukan kemarin (28/3).

Mayatnya ada di tepi Sungai Serayu Desa Losari, Kecamatan Rawalo. Tubuhnya kaku dan membesar, karena terendam air tiga hari.

Setelah diperiksa oleh anggota polsek dan dokter puskesmas, mayatnya diserahkan kepada keluarganya di Sampang.

Kapolres Banyumas AKBP Tjahyono Prawoto menuturkan, pada korban tidak ditemukan bekas luka akibat penganiayaan.

''Korban tewas karena bunuh diri dengan cara mencebur ke bendungan, Minggu lalu,'' ujarnya.

Agus (37) dan Imam (45), warga Kebasen saat melintas di Bendung Gerak Serayu, Minggu lalu melihat pria berambut gondrong menceburkan diri ke bendungan.

Saat itu belum diketahui siapa pria yang mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke bendungan tersebut.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Kebasen. Polisi dan warga berusaha mencari, tetapi hasilnya nihil meski sudah menyusuri hingga hilir.

Kabar orang terjun ke bendungan segera tersebar. Beberapa saat kemudian Polsek Kebasen kedatangan warga Sampang yang mengaku kehilangan keluarganya.

Mayat Kaswan ditemukan oleh Karjo (50), pemilik depo pasir dan Nedi (40), penambang pasir warga Losari, kemarin pagi. Mereka melihat ada benda terapung di sungai.

Setelah didekati ternyata benda itu sesosok tubuh manusia tak bernyawa. Penemuan mayat tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Rawalo. Jarak dari lokasi bunuh diri dan penemuan mayat sekitar dua kilometer.

Dari keterangan keluarganya kepada polisi, korban diperkirakan bunuh diri karena terimpit persoalan ekonomi. (G23-27s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA