- Itulah antara lain ungkapan yang tertulis di kaus awak angkutan yang
melakukan aksi mogok di empat pelabuhan Senin lalu. Mereka memprotes Surat
Keputusan Menteri Keuangan tentang Jasa Bidang Angkutan Umum di Darat dan
Air yang Tidak Dikenai Pajak. SK Menteri Keuangan No 527/KMK.03/2003 tentang
Pengenaan PPN 10 Persen terhadap Jasa Angkutan Barang dan Penumpang itu
ditolak pengusaha angkutan yang tergabung dalam Organda. Mereka mogok di
empat pelabuhan bongkar-muat, yakni Belawan Medan, Tanjung Priok Jakarta,
Tanjung Emas Semarang, dan Tanjung Perak Surabaya. Pemogokan selama sehari
itu mengakibatkan kerugian hingga sekitar Rp 172,9 miliar. Akhirnya berhenti
setelah pemerintah merevisi SK tersebut.
|
 |
- Tepat atau tidak tepat aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) bergabung
ke partai politik, pernah menjadi wacana, tetapi belum menjadi fenomena
signifikan bagi sebuah perubahan, setidak-tidaknya dari pengalaman sejauh
ini. Hal yang sama juga terjadi pada akademisi atau pengamat yang memasuki
wilayah praktis, baik di lingkup birokrasi pemerintahan maupun sebagai
politikus. Wacana tersebut, kalau kita simpulkan, pada hakikatnya lebih
merupakan penyemburatan harapan, karena aktivis LSM dan akademisi - secara
ideal - pada umumnya masih membawa spirit nilai-nilai etis untuk bertindak
lewat pernyataan-pernyataan ataupun aksi-aksi yang "netral",
steril dari vested interest.
|
AKSI menolak kehadiran Freeport kembali terjadi, belum lama ini.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari protes yang terjadi menjelang akhir
bulan lalu. Yakni bentrokan yang terjadi antara penambang liar dan pihak
keamanan Freeport di Tembagapura-Papua.
|
 |
Tanggal 6 Maret 2006 pukul 19.00 putri saya 11 bulan atas rujukan dokter
H Muhadjir, opname di RS Permata Bunda Purwodadi ruang VIP Dewi Kunti karena
muntaber. Yang saya sesalkan, terhitung sejak masuk IGD sampai keesokan
harinya hanya mendapat perawatan dari tenaga perawat saja.
|