| Rabu, 22 Maret 2006 | OLAHRAGA |
FIA Janji Tuntaskan Protes Model Sayap FerrariLONDON- Federasi Automobil Internasional (FIA) berjanji segera menuntaskan protes tim-tim anggota Grand Prix F1 atas legalitas sayap pada mobil Ferrari, sebelum lomba seri ketiga di Australia, dilaksanakan 2 April. "Kami mendapat keluhan dari beberapa tim. Kami yakin masalah tersebut akan terselesaikan sebelum Melbourne," kata Direktur Perlombaan FIA, Charlie Whiting, Senin (20/3). Delapan dari 11 tim peserta F1 melayangkan protes kepada mobil Ferrari yang dikendarai Michael Schumacher dan Felipe Massa sebelum perlombaan Grand Prix Malaysia, Minggu (19/3) lalu. Protes diwujudkan dalam bentuk surat yang ditandatangani oleh BMW-Sauber, Honda, Midland, Renault, Toyota, Super Aguri, McLaren dan Williams. Surat itu menyatakan bahwa mobil yang dimaksud, dikendarai oleh juara dunia tujuh kali dan juga rekan satu timnya dari Brasil, Felipe Massa, melanggar aturan karena sayap depan mobil tersebut dapat menambah kecepatan. Mereka juga menyatakan rangka belakang Ferrari dapat menambah kecepatan. Di GP Malaysia, Schumacher finish urutan enam. Anehnya, ketika itu hasil perlombaan diumumkan tanpa protes. Bos tim Honda, Nick Fry, mengatakan FIA harus mengklarifikasi situasi sebelum perlombaan ketiga yang akan berlangsung di Melbourne pada 2 April. Fry juga menaruh kecurigaan bahwa tim lain menggunakan bentuk sayap yang hampir sama seperti yang digunakan Ferrari. "Dua tim lain juga berada dalam kondisi sama, dan ironisnya, mereka menjadi bagian dari delapan tim yang melayangkan protes," kata Fry kepada Autosport. "Kami melakukan pembicaraan dengan Direktur Perlombaan FIA Charlie Whiting dan kami percaya hal tersebut akan diselesaikan sebelum Melbourne." Bos Ferrari, Jean Todt mengatakan, sayap yang digunakan Ferrari legal. Tetapi jika FIA mengharuskan mereka memperbaiki sesuatu, Todt akan melakukannya. Ketika ditanya apakah Ferrari akan menggunakan sayap baru ketika tampil di Melbourne, dia menyatakan, "Sekarang kita tidak berada di Melbourne. Tanyakan itu ketika kita ada di Melbourne." Lebih Optimistis Michael Schumacher, yang mobilnya sedang menjadi bahan perselisihan, menyatakan gembira atas hasil pada permulaan musim. Dia berharap Ferrari tampi lebih cepat di Australia. "Saya akan mencoba tampil lebih baik pada balapan selanjutnya," kata pembalap Jerman yang kini berada di posisi kedua klasemen dengan 11 poin. Adapun juara dunia dari Renault, Fernando Alonso memimpin dengan 18 poin. Schumacher mengatakan, Ferrrari akan fokus pada perlombaan di Melbourne setelah mengalami pekan yang sulit di Malaysia. Dia dan rekan barunya dari Brasil, Felipe Massa mendapat penalti --mundur 10 nomor dalam start-- karena mengganti mesin sebelum perlombaan. (ant,afp-40) |