logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 22 Maret 2006 KEDU & DIY
Line

RAKYAT BOLEH BICARA

Perhatikan Nasib Petani

APA komentar dan harapan masyarakat di Kabupaten Magelang terhadap kondisi daerah maupun kinerja Pemerintah Kabupaten, pada Hari Jadi Ke-22 Kota Mungkid? Lima tanggapan warga berikut ini memang tidak mewakili seluruh aspirasi masyarakat, tetapi paling tidak bisa menjadi masukan bagi seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Pemkab Magelang.

Wasito (55)

Petani Glagah, Mertoyudan:

''Sebagian besar penduduk Kabupaten Magelang adalah petani. Jadi Pemkab harus memperhatikan petani, misalnya dengan memberikan subsidi pupuk sehingga harganya menjadi murah. Usahakan agar harga gabah jangan terus anjlok, sementara harga beras justru naik. Kami sebagai petani juga mengharapkan ruang informasi bagi petani, baik melalui kelompok tani maupun petugas pertanian. Sebab kami selalu ketinggalan informasi yang berhubungan dengan pengembangan hasil pertanian dan pupuk.''

Siti Habibah

Guru SD Negeri Sukorejo II:

''Bantuan pemerintah untuk pendidikan SD perlu ditingkatkan. Masih banyak gedung SD yang berlantai semen. Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan generasi yang lebih baik. Untuk itu, masih diperlukan tambahan bantuan buku bagi anak-anak SD''.

Ir Haryadi

Sekretaris Gapensi Kabupaten Magelang:

''RUTRK (Rencana Umum Tata Ruang Kota) perlu diperbaiki, karena terlalu banyak jalur hijau. Hal ini menjadi kendala untuk pengembangan daerah. Mestinya Magelang-Sleman tidak terputus jalur hijau yang panjang. Juga perlu adanya keterbukaan dalam membuka simpul-simpul ekonomi, dengan memberdayakan pengusaha setempat. Tanpa keterbukaan, dikhawatirkan akan menimbulkan kecemburuan sosial.''

Ardani Arifin

Ketua Partai Merdeka Kabupaten Magelang:

''Mari kita renungkan, apakah Kota Mungkid sudah menuju gerbong yang sesuai dengan relnya, sesuai dengan cita-cita luhur pendiri bangsa yang sarat dengan amanah rakyat? Apa pun jawabannya, itu tidaklah berarti kalau hanya diucap secara lisan atau ditulis dengan tinta emas sekalipun. Jika kita sudah menyadari, pastilah tidak akan sulit menjalaninya. Rakyat akan mengikuti pemimpin yang berhati merakyat. Rakyat bisa memahami para wakilnya (anggota DPRD-Red), tetapi wakil rakyat juga harus bisa memahami rakyatnya.''

Sabar Imam (36)

Warga Pirikan, Banjarnegoro:

''Pemkab Magelang hendaknya menciptakan lapangan kerja baru, agar warga tidak mencari pekerjaan ke luar daerah. Misalnya industri kecil yang mampu menyerap tenaga kerja lokal. Selain itu, berikan perlindungan hukum bagi buruh kecil dalam memperoleh hak-haknya''. (32)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA