| Rabu, 22 Maret 2006 | EKONOMI |
sekilas ekonomiKualitas Pengeluaran Jadi PrioritasJAKARTA-Departemen Keuangan (Depkeu) akan mengedepankan kualitas pengeluaran masing masing departemen dan lembaga dengan menyeleksi proposal yang masuk. Sehingga tidak tertipu oleh wajah pembohong si peminta anggaran. "Kalau kita punya uang Rp 70 triliun, mereka (departemen) akan datang (ke depkeu), Bu saya butuh dengan wajah yang memelas, mungkin ada wajah pembohong. Mereka (Ditjen Anggaran Depkeu) sudah tahu mana wajah yang deceitful mana yang tidak," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani. Komentar Sri Mulyani ini disambut gelak tawa peserta Rakor Pembangunan Pusat di Gedung Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Selasa (21/3). Sri Mulyani mengatakan, pemberian anggaran belanja departemen oleh pemerintah, sama seperti orang tua memberi uang pada anaknya. (dtc-33) Kemiskinan Sulit Diatasi JAKARTA-Tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan saat ini sudah dalam taraf mengkhawatirkan. Sampai-sampai pemerintah mengaku kesulitan untuk mengatasinya. Target penurunan kemiskinan dan pengangguran ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Dalam RPJM sasaran pengangguran terbuka adalah 5,1 persen pada 2009. Untuk mencapai target itu, disebutkan pada 2007-2009 kenaikan 1 persen pertumbuhan ekonomi, harus dapat menciptakan 400-500 ribu lapangan kerja baru. "Kenyataannya, selama tahun 2002-2004 pertumbuhan ekonomi sebesar 1 persen hanya mampu menciptakan 180-250 ribu lapangan kerja baru," ujar Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta dalam rapat koordinasi pembangunan tingkat pusat 2006 di Gedung Bappenas.(dtc-33) |