logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 12 Maret 2006 OLAHRAGA
Line

Imral Usman

Dipuja Cewek-cewek ABG

LINCAH, cepat dan tajam. Karakter tersebut dimiliki striker PSIS bertubuh mungil, Imral Usman. Wajar jika mantan pemain Persib Bandung ini sering jadi pilihan utama pelatih, baik saat dipegang Sutan Harhara maupun Bonggo Pribadi.

Pemain yang akrab disapa Korea ini sering dijadikan tombak kembar bersama kapten tim Emmanuel de Porras. Tapi, kadang juga diduetkan dengan Greg Nwokolo untuk mendobrak pertahanan lawan, seperti direncanakan untuk pertandingan lawan Persijap di Stadion Kamal Djunaidi, Minggu (12/3) sore ini.

''Diduetkan dengan Porras atau Greg, saya tetap enjoy. Mereka striker yang bagus. Kami sudah saling mengerti,'' ujar pemain kelahiran 12 Juli 1978 itu.

Koleksi golnya untuk pasukan Mahesa Jenar memang baru dua, yaitu saat menjebol gawang Persib dan Persita Tangerang. Tapi, perannya dalam membuka pertahanan lawan dan memberi ruang pemain lain tidak bisa dipandang sebelah mata.

''Dari 10 pertandingan ini, saya baru bisa mencetak dua gol. Itu menjadi cambuk bagi saya untuk terus berusaha menambah perbendaharaan gol,'' kata ayah dari Imviadra Muhammad Arkan ini.

Pada pertandingan tandang terakhir putaran pertama ini, Imral pun mengincar gawang yang dijaga Budiman Buswir. Biasanya saat away dia bisa bermain lepas, tidak peduli tekanan-tekanan dari suporter yang deras menerpanya.

''Pada pertandingan tandang perdana, saya berhasil mencetak gol. Akan lebih indah jika saya bisa mempersembahkan gol untuk menutup away terakhir putaran pertama ini,'' harapnya.

Istri Maklum

Lewat aksi-aksinya yang cantik, Imral tidak hanya menjadi pusat perhatian pemain belakang lawan. Di luar lapangan, suami dari Selvia Triliyanti ini juga dikagumi pendukung Mahesa Jenar. Bahkan tidak sedikit kaum hawa yang memuja ketampanan pemilik kaus bernomor 7 ini. Pada umumnya, mereka adalah ABG.

Kegembiraan mereka semakin meluap ketika latihan diakhiri. Dalam hitungan detik, para ABG itu berlari menyerbu Imral dan juga pemain lain seperti Porras, Ortiz, Maman Abdurahman, Greg Nwokolo, dan Fofee Kamara. Mereka sekadar ingin bersalaman, foto bersama, minta tanda tangan di buku atau baju.

Apakah dikepung cewek-cewek remaja setiap hari membuat istri cemburu? ''Tidak. Pasalnya di Bandung juga begini. Istri sudah maklum dan tahu posisi saya. Lagi pula saya tipe suami setia,'' katanya sambil tersenyum.

Di awal kompetisi Imral memboyong istrinya ke Semarang. Mereka mengontrak rumah di sekitar Sampangan. Namun, itu hanya bertahan selama sebulan. Istrinya tidak betah dengan panasnya kota Semarang. (Budi Winarto-22)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA