| Senin, 06 Maret 2006 | SALA |
Dibentuk Posko Penanggulangan Flu BurungWONOGIRI- Untuk mengantisipasi munculnya wabah flu burung atau Avian influenza (AI), di Kabupaten Wonogiri kini dibentuk pos komando (posko). Pembentukan posko pada Dinas Kehewanan Perikanan Kelautan (Wanperla) itu diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi kemunculan flu burung. Walau dari serangkaian hasil pengecekan dan penelitian, sampai kini Wonogiri masih bebas dari flu burung. Bupati Begug Poernomosidi mengatakan, kematian ternak unggas di Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, bukan disebabkan oleh flu burung, melainkan penyakit tetelo. Tim yang diturunkan ke Giritontro, ungkap dia, menemukan fakta bahwa ayam yang mati 500 ekor adalah kematian sejak awal 2005 sampai awal 2006. Sejak 25 Februari sampai 2 Maret 2006, terjadi kematian ternak dalam satu dukuh/dusun sejumlah 150 ekor dari 70 keluarga penduduk yang ada di sana. "Kematiannya pun tidak serentak dan masing-masing keluarga rata-rata dua sampai tiga ekor," ujarnya. Tim penanggulangan flu burung itu telah melakukan penyemprotan kandang-kandang ternak dengan cairan disinfektan. Kepada masyarakat diserukan agar dalam membudidayakan ternak harus dikandangkan, tidak boleh dilepas/diliarkan, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Kandang harus selalu dibersihkan dan dilakukan penyemprotan setiap satu minggu sekali. Kepada ternak piaraan dilakukan vaksinasi secara teratur. Ketua tim Kasi Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Dinas Wanperla, dokter hewan Ristiono menuturkan, dinasnya telah mendistribusikan disinfektan ke 25 wilayah kecamatan se-Kabupaten Wonogiri. Itu untuk memudahkan pemberian pemerataan pelayanan bagi anggota masyarakat pemilik ternak yang membutuhkan penyemprotan disinfektan. Peternak yang butuh penyemprotan tinggal mengontak para Mantri Kehewanan di semua kecamatan. Seperti permintaan dari peternak burung keluarga Adan di Kampung Kerdukepik, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri Kota misalnya, telah dilayani penyemprotan secara cuma-cuma oleh tim penyemprot disinfektan pimpinan Drop Sugihardi. Di Kabupaten Wonogiri, ungkap Kepala Dinas Wanperla Ir H Purwadi Hadi Susanto SH MM, mengagendakan mulai Rabu (15/3) mendatang akan melakukan vaksinasi massal secara serentak pada unggas piaraan di Wonogiri. Hal tersebut berkaitan dengan datangnya bantuan 500.000 vaksin dari Pemprov Jateng, ditambah 300.000 vaksin bantuan APBD Wonogiri.(P27-55s) |