| Senin, 06 Maret 2006 | RAGAM |
Penderita Asma Usia Dewasa Bisa Kena Penyakit Kronis LainPARA pengidap asma usia dewasa perlu memberikan perhatian yang lebih besar atas penyakit yang dideritanya itu. Sebab, dari hasil suatu survei di Australia belum lama ini diketahui terbuka lebar kemungkinan bagi mereka akan terkena penyakit kronis lain yang tidak ringan penanganannya. Misalnya, mereka bisa terkena penyakit kanker, diabetes, atau penyakit jantung. Selama ini, asma dan penyakit lain yang berkaitan selalu dihubungkan dengan jumlah sel kanker yang rendah. Namun hasil penelitian terkini menemukan risiko untuk terkena kanker meningkat di kalangan penderita asma usia dewasa dengan bertambahnya usia mereka. Dr Robert J Adams dari Universitas Adelaide Australia belum lama ini menjelaskan, simpulan tersebut didasarkan pada survei populasi terhadap sejumlah orang usia dewasa di satu negara bagian Negeri Kanguru itu. Dari 10.080 orang dewasa yang diteliti dengan cara 7.619 di antaranya diwawancari secara seksama, ternyata 11 persen dari mereka dinyatakan dokter mengidap asma. Dibandingkan dengan orang dewasa pada umumnya, penderita asma usia dewasa mempunyai risiko dua kali lebih besar untuk terkena penyakit kencing manis (diabetes), arthritis (encok), jantung, stroke, kanker, atau osteoporosis (perapuhan tulang). Munculnya penyakit-penyakit kronis lain pada penderita asma usia dewasa berkaitan erat dengan penurunan aktivitas kehidupan normal dan standar kehidupan mereka. Bertambahnya jumlah penyakit kronis lain berlaku pada pasien penderita asma dengan usia di atas 35 tahun. Karena itu, para dokter yang menangani pasien asma usia dewasa disarankan sejak dini sudah menyadari akan kemungkinan munculnya penyakit kronis lain, yang mesti dijadikan bahan pertimbangan dan kajian pada saat menangani mereka. ''Dalam menangani penderita asma usia dewasa, dokter harus mempertimbangkan hal tersebut sebagai upaya memberikan terapi jangka panjang. Tujuannya untuk mencegah agar para pasien asma itu tidak mengidap penyakit kronis lainnya." (Silvi -11) |