logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 OLAHRAGA
Line

Upaya Liverpool Terhambat Aksi Myhre

LONDON- Ambisi Liverpool untuk mengamankan posisinya di klasemen menemui sandungan berat. Mereka gagal menuai kemenangan meski bermain di kandang sendiri, Anfield Stadium, akibat aksi gemilang kiper Thomas Myhre. Kiper Charlton Atletic itu tampil menawan untuk membantu timnya menahan the Reds 0-0, Minggu (5/3).

Tambahan satu angka dari hasil imbang itu sebenarnya sudah cukup untuk membawa Liverpool naik ke posisi kedua Liga Premier, di bawah Chelsea. Steven Gerrard dkk kini mengemas 55 angka, satu poin di atas raihan Manchester United yang menempati posisi ketiga.

Namun kursi runner up yang mereka tempati jelas sangat panas. Manchester United memiliki peluang besar untuk kembali ke posisi dua menggeser tim polesan Rafa Benitez itu, karena mereka punya dua laga lebih sedikit dibanding Liverpool yang sudah 28 kali tampil.

Thomas Myhre, kiper utama timnas Norwegia, menjadi tembok kokoh yang tidak bisa ditembus Steven Gerrard dkk. Hingga pertandingan berakhir, hanya satu bola yang bisa ''menembus'' gawang Myhre. Namun yang menyesakkan, satu-satunya gol yang diciptakan oleh Robbie Fowler itu dianulir oleh wasit. Hakim garis menilai gol tersebut didahului offside oleh Djibril Cisse, striker Prancis yang melepas assist dalam terciptanya gol ''haram'' Fowler itu.

Hasil tersebut juga menandai kegagalan Liverpool membalas kekalahan 0-2 dari Charlton sebulan lalu. Aksi pertama Myhre terjadi ketika dengan gemilang dia menghentikan bola deras ''kiriman'' rekannya sendiri, Hermann Hreidarsson yang salah mengantisipasi umpan silang Steven Gerrard. Upaya Hreidarsson menghalau bola justru membuat si kulit bundar berputar dan melaju lebih deras ke gawang Myhre. Beruntung sang penjaga gawang itu tampil sigap dan mampu menghentikan bola.

Dua kali usaha Djibril Cisse pada babak pertama juga mentok karena diblok oleh Myhre. Aksi-aksi cemerlang itu membuat lini depan Liverpool frustrasi.

Pada penghujung pertandingan, Robie Fowler memecah kebuntuan memanfaatkan umpan Gerrard dan menggetarkan jala Myhre. Tapi wasit membuat keputusan kontroversial dengan menganulirnya karena menilai Cisse berada dalam posisi offside. Skor 0-0 pun tetap bertahan hingga usai pertandingan.

Bayar Mahal

Sudah gagal meraih angka penuh, Liverpool masih harus membayar mahal pertandingan tersebut dengan cederanya bek andalan Sami Hyypia. Sami menderita cedera otot paha. Bek Finlandia ini digantikan saat babak pertama usai dan langsung mendapatkan perawatan intensif.

Tentu saja cedera Sami Hyypia membuat Rafael Benitez sangat risau. Maklum, pekan depan mereka akan menghadapi Benfica dalam leg kedua babak 16 Besar Liga Champions. Liverpool butuh kemenangan dua gol jika ingin tetap melaju ke perempat final, karena pada pertemuan pertama di Stadion Light Lisabon, mereka menyerah 0-1. Mereka juga harus menjamin lawan tidak mencetak gol di Anfield, sebuah target yang rumit dengan absennya Sami Hyypia.

"Sami mengalami masalah pada hamstring-nya. Kami akan menunggu dan melihat apakah dia memiliki kesempatan untuk tampil menghadapi Benfica," kata Rafael Benitez.

Jika betul-betul absen, Rafa terpaksa menurunkan Daniel Agger atau Djimi Traore untuk menggantikan posisi kosong yang ditinggalkan Hyypia. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA